Minggu, 18 Januari 2026

Pemko Batam Prioritaskan Pembinaan Atlet, Bangun 126 Lapangan dan Salurkan 4.700 Alat Olahraga

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Zulkarnain.

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menetapkan peningkatan sarana dan prasarana olahraga sebagai salah satu fokus utama pada 2025. Melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), pemerintah membangun 126 lapangan multifungsi dan menyalurkan 4.700 unit alat olahraga untuk atlet, pelatih, cabang olahraga, serta masyarakat umum.

Kepala Dispora Batam, Zulkarnain, mengatakan, percepatan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dispora dan DPRD Kota Batam. Program ini dirancang untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas olahraga.

“Dispora Batam tahun ini menyediakan 4.700 unit alat olahraga dan membangun 126 lapangan olahraga di berbagai wilayah,” katanya, Jumat (28/11).

Baca Juga: Anggota DPRD Kepri Desak Batam Bentuk Badan Khusus Pengelolaan Sampah

Dukungan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah mendorong prestasi olahraga daerah. Katanya, ketersediaan sarana yang memadai merupakan fondasi penting bagi peningkatan kualitas latihan dan kesiapan atlet menghadapi berbagai kompetisi.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pernah mengatakan, bahwa Pemko Batam berkomitmen untuk terus memperbaiki ekosistem olahraga di tingkat kota.

“Bantuan itu kami harapkan mampu menunjang para atlet dalam meningkatkan prestasi, memperkuat pembinaan olahraga, serta menjadi sarana masyarakat dalam menjaga kebugaran,” katanya.

Baca Juga: Harga Cabai di Batam Melonjak, Warga dan Pedagang Tertekan

Ia menambahkan, prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Diperlukan proses panjang, disiplin, dan dukungan fasilitas yang memadai. Karena itu, pemerintah ingin memastikan bahwa akses terhadap lapangan dan alat olahraga dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Pemko Batam juga mendorong olahraga menjadi bagian dari gaya hidup warga. Menurutnya, penguatan budaya berolahraga sejak dini menjadi kunci untuk membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update