Senin, 12 Januari 2026

Pemko Batam Prioritaskan UMKM, Dorong Pemanfaatan Pinjaman Bunga Nol Persen

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Berbagai aneka makanan, minuman dan lainnya ditawarkan pada bazar UMKM di Dataran Engku Putri Batamcenter. Jumat (30/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyebut bahwa pemerintah daerah terus memberi ruang dan dukungan signifikan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Katanya, sektor ini terbukti mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, bahkan melampaui sektor formal yang kerap terbatas dalam membuka lapangan kerja.

“UMKM pasti menjadi prioritas kita. Mereka bisa berjualan pecel lele, air tebu, membuat bumbu masak, mencetak kerupuk, dan lainnya. Karena itu kita mesti memberikan jalan agar mereka tumbuh dan berkembang,” katanya, Senin (8/9).

Baca Juga: Jalan Rusak dan Gelap di Sei Beduk, Warga Menunggu Perbaikan

Amsakar menilai, sektor UMKM menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Saat perusahaan-perusahaan besar tidak mampu menyerap banyak tenaga kerja, UMKM hadir dengan terobosan kecil namun berdampak besar terhadap kesejahteraan warga.

Untuk memperkuat sektor tersebut, Pemko Batam telah menyiapkan kebijakan pinjaman dengan bunga nol persen. Program ini harus benar-benar dimanfaatkan pelaku usaha karena pemerintah telah menyediakan subsidi bunga agar UMKM lebih mudah mengakses modal.

“Saya sudah sampaikan, harapan kita program 0 persen pinjaman ini dimaksimalkan. Sayang kalau kebijakan subsidi bunga ini tidak dimanfaatkan,” katanya.

Sebagai mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, dia mengaku memahami betul problem klasik yang dihadapi sektor ini. UMKM kerap terkendala dalam tata kelola usaha, akses permodalan, kapasitas SDM, hingga terbatasnya kreativitas dalam mengembangkan model bisnis.

Baca Juga: 92 KUB di Batam Jadi Sasaran Bantuan Rp6,7 Miliar dari Diskan

Ia menambahkan, pemerintah daerah memiliki kepentingan besar agar UMKM mendapat ruang lebih signifikan. Selain menjadi mesin penyerapan tenaga kerja, UMKM juga mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global maupun nasional.

“Ketika sektor formal tidak menyediakan ruang kerja, UMKM jadi andalan. Pemerintah tentu berkepentingan memberi laluan yang memadai bagi mereka,” ujar Amsakar. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update