Kamis, 2 April 2026

Pemko Batam Targetkan 50 Persen Vaksinasi Booster April Ini

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Vaksinasi booster. F.Cecep Mulyana

batampos – Pemerintah Kota Batam terus berupaya melakukan percepatan capaian vaksinasi booster. Bulan ini ditargetkan 50 persen capaian untuk booster bisa terealisasi dengan baik.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan capaian vaksinasi booster untuk saat ini sudah berada di angka 37 persen. Permintaan vaksin booster ini jauh meningkat mendekati masuknya mudik lebaran Mei mendatang.

“Dinas Kesehatan menargetkan 50 persen dari target dewasa bisa tervaksin booster. Karena yang wajib vaksin ini kan usia dewasa, sedangkan 17 tahun ke bawah hanya vaksin dosis 1 dan 2,” kata dia, Rabu (6/4).

Amsakar menjelaskan jika target ini berhasil tercapai, maka percepatan vaksin booster di Batam termasuk yang terbaik di Indonesia. Ia menyebutkan masih ada target kurang lebih 13 persen lagi yang harus dicapai hingga akhir bulan April ini.

“Menurut saya kalau target ini sudah tercapai, bisa diasumsikan seluruh masyarakat Batam sudah dapat booster, karena kan yang usia 17 tahun ke bawah tidak wajib. Jadi imun tubuh masyarakat Batam sudah terbentuk semua karena sudah dapat booster,” bebernya.

Untuk mempercepat capaian ini, Dinkes Batam sudah menugaskan seluruh petugas termasuk yang berada di puskesmas untuk turun setiap hari. Hampir seluruh Puskesmas mengerahkan semua tenaga untuk menyukseskan target booster ini.

Pemko Batam optimis dengan meningkatnya permintaan booster, beberapa bulan ke depan kondisi akan kembali membaik, dan pengendalian Covid-19 di Batam juga semakin bagus. Hal ini terlihat dari perekmbangan kasus yang memasuki bulan Ramadan ini semakin melandai.

“Mungkin ini berkah tersendiri di bulan Ramadan. Kasus turun, dan perekonomian kembali membaik bertahap, begitu juga dengan pariwisata ke depannya,” ujarnya.

Terkait usulan pembukaan gerai vaksin di bandara dan pelabuhan, Amsakar mengungkapkan hal itu harus berkoordinasi dengan KKP dan bandara tentunya. Jika memang dibutuhkan, pihaknya bisa saja membuka gerai vaksin untuk booster guna mempercepat capaian vaksin.

“Namun menurut saya dengan capaian saat ini, sepertinya keberadaan gerai vaksin tidak terlalu diperlukan, karena setiap hari anggota Dinkes turun di mal dan di puskesmas juga ada. Tapi kalau memang dibutuhkan nanti kami akan atur, terutama mendekati mudik lebaran,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi mengaku, saat ini Batam masih menargetkan vaksin booster untuk warga berusia 18 tahun ke atas. Sementara, anak usia 6-17 belum ditetapkan.

“Kalau usia 6-17 tahun, belum. Tapi ada kemungkinan pasti akan booster. Kita tunggu aturannya, kita selalu siap,” kata Didi.

Bahkan, tegas Didi, selama bulan puasa pelaksanaan vaksinasi tetap digelar disejumlah tempat. Hal ini dikarenakan antusias masyarakat sebagai syarat melakukan perjalanan pulang kampung atau mudik.

Didi menuturkan masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas supaya penting mendapatkan vaksin booster. Upaya ini penting dilakukan sebagai langkah perlindungan diri bagi penyebaran Covid-19 yang diingatkan tetap mematuhi protok kesehatan.

“Saat ini sasaran kita 18 tahun ke atas. Mereka yang belum vaksin1, 2, dan booster,” jelas Ketua Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Kota Batam itu.

Pemko Batam melalui Dinkes menggelar vaksinasi massal dosis 1,2, dan booster di sejumlah lokasi. Seperti di Grand Batam Mall, dibuka Senin-Minggu, pukul 10.00-15.00 WIB. Kemudian, Mall Botania Dua, Senin-Minggu, pukul 09.00-14.00 WIB. Berikutnya, di titik lain, tanggal 9 April di Cafe Puas Hati di One Mall Batam.

Dengan memenuhi syarat tidak sedang demam, batuk, dan pilek. Membawa KTP/KK, untuk vaksin anak usia 6-11 tahun. Untuk vaksin booster 18 tahun ke atas dengan jarak minimal 3 bulan sejak menerima dosis kedua.

“Kita imbau masyarakat untuk segera vaksin Covid-19. Karena vaksin ini syarat untuk mudik juga,” jelas Didi.

Berdasarkan, capaian vaksinasi Kota Batam bersumber dari data KPCPEN, Senin (4/4) kemarin. Realisasi vaksinasi usia Dewasa (>18 tahun), dosis 1, 815,333 orang atau 103.28 persen dan dosis 2 sekitar 708,306 orang atau 89.72 persen. Dengan sasaran vaksinasi dewasa 789, 451 orang.

Sementara, vaksinasi remaja 12-17 tahun, untuk dosis 1 ada 125,531 orang atau 106.50 persen dan dosis 2 sedikitnya 111,645 orang atau 94.72 persen dari jumlah sasaran vaksinasi siswa atau pelajar sebanyak 117, 866 orang

Berikutnya, vaksinasi anak 6-11 tahun, untuk dosis 1 sebanyak 116,579 orang atau 87. 62 persen sedangkan dosis 2 ada 93,285 orang atau 70.11 persen. Sasaran vaksinasi anak-anak 133,051 orang. Sementara, capaian booster sebanyak 295,260 orang atau 37.40 persen. Dengan sasaran vaksin ketiga sebanyak 789,451 orang. (*)

Reporter: YULITAVIA

UPDATE