Selasa, 13 Januari 2026

Pemotor Kritis Usai Tabrak Tiang Listrik di Seitemiang, Diduga Mabuk

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kecelakaan temiang
Kondisi motor yang hancur usai menabrak tiang listrik di kawasan Seitemiang, Minggu (21/9) dini hari. F. Eusebius Sara/Batam Pos.

batampos – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Diponegoro, Seitemiang, tepat di depan Perumahan Permata Hijau, Minggu (21/9) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Seorang pria pengendara motor mengalami luka parah setelah menabrak tiang listrik di tepi jalan.

Korban yang belum diketahui identitasnya langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Informasi dari warga sekitar menyebutkan, pengendara diduga dalam keadaan mabuk. Dugaan ini muncul setelah sejumlah saksi melihat korban kehilangan kendali sebelum menghantam tiang listrik.

Sepeda motor jenis Honda CBR dengan nomor polisi BP 5218 RF yang dikendarai korban hancur parah. Bagian depan ringsek berat, sementara pecahan bodi motor berserakan di badan jalan. Benturan keras juga membuat tiang listrik di lokasi sempat bergoyang, meski tidak roboh.

Anggota patroli Polsek Batuaji, Aiptu Maswir, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Ia mengatakan, korban segera dievakuasi oleh Unit Laka Lantas Polresta Barelang ke rumah sakit.

“Korban dalam kondisi kritis, masih ditangani di rumah sakit,” ujarnya.

Dari keterangan polisi, lokasi kecelakaan berada di jalur tikungan dengan kondisi jalan sedikit menurun. Diduga korban kehilangan kendali karena melaju dengan kecepatan tinggi.

“Kondisi jalan memang rawan, apalagi di jam sepi pengendara cenderung memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi,” tambah Maswir.

Selain faktor dugaan mabuk, kawasan Jalan Diponegoro juga dikenal rawan kecelakaan karena minim fasilitas putar balik (U-Turn). Banyak pengendara kerap melawan arus untuk mencari jalan pintas agar bisa berbalik arah, sehingga menimbulkan persoalan lalu lintas.

Irwan, salah seorang warga, berharap pemerintah segera memberikan solusi. “Kalau tidak ada U-Turn atau rambu tambahan, kecelakaan seperti ini bisa terus berulang. Kami minta perhatian serius dari pihak terkait,” katanya. (*)

Reporter: Eusebius Sara 

Update