
batampos – Pr, 22, warga Perumahan Beverly Garden, Batam Centre yang ditemukan tewas pada Jumat (2/1) pagi, dipastikan bunuh diri. Dari pemeriksaan polisi, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan, hasil pemeriksaan jasad Pr hanya ditemukan bekas jeratan di bagian leher.
“Dari pemeriksaan jasad luar, tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan,” ujarnya.
Baca Juga: Harga Cabai di Batam Kembali Meroket, Cabai Rawit Hijau Langka di Pasaran
Agung menjelaskan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim Inafis Polresta Barelang. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara.
“Saat di RS Bhayangkara, pihak keluarga tidak berkenan untuk otopsi dan sudah menyatakan melalui keterangan tertulis,” katanya.
Dengan pernyataan tersebut, kata Agung, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
“Jasad korban sudah kita serahkan ke pihak keluarga,” ungkapnya.
Sebelumnya, Warga Perumahan Beverly Garden, Batam Centre digegerkan dengan tewasnya pria berinisial Pr, 22 tahun. Pemuda yang bekerja sebagai sopir pribadi ini ditemukan tewas tergantung di belakang rumah mewah tersebut.
Baca Juga: Mustava Terpilih Secara Aklamasi, Mulai Era Baru Kadin Kepri Berorientasi Global
Jasad Pr ditemukan rekan kerjanya bernama Boy. Boy sempat mencari keberadaan Pr karena pemilik rumah hendak pulang dari liburan tahun baru.
“Di rumah saya dengan dia (Pr). Pemilik rumah tidak di rumah,” ujar Boy di lokasi.
Dari rekaman CCTv rumah, Pr mengakhiri hidupnya pada malam pergantian tahun, Kamis (1/1) sekitar pukul 01.00 WIB. Ia terlihat video call (VC) bersama sang kekasih selama 2 jam.
“Dari CCTv korban panik sambil megang hape, kemudian loncat dari lantai II belakang rumah dengan lehar yang dililit kabel antena,” kata Boy. (*)



