
batampos – Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa ruas jalan utama Kota Batam kembali padam pada Minggu (8/6) malam. Kondisi ini dikeluhkan warga, terutama pengguna jalan yang merasa was-was karena minimnya penerangan.
Salah satu titik yang terdampak adalah flyover Laluan Madani dan Jalan Yos Sudarso, Batuampar. Kedua lokasi ini memang ramai dilalui pengendara, terutama pada malam hari.
“Bahaya kalau malam pulang. Gelap sekali, apalagi di flyover. Sangat mengganggu,” keluh Dedi, salah seorang warga yang melintas di kawasan tersebut.
Keluhan serupa juga disampaikan Yani, warga yang setiap malam melintas dari Batuampar menuju Baloi. Ia merasa cemas ketika harus melintasi flyover yang gelap gulita.
Baca Juga: Orang Tua Harap-Harap Cemas Jelang SPMB, Kuota SMA dan SMK Negeri Diperketat
“Kalau lampu jalan mati, jadi was-was. Selain rawan kecelakaan, takut juga ada tindakan kriminal. Harusnya ada pengawasan lebih ketat,” ujarnya.
Menanggapi keluhan itu, Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, membenarkan bahwa lampu padam disebabkan oleh aksi pencurian kabel PJU.
Ia menyebut, kasus pencurian kabel, terutama di dalam tiang PJU, masih terus terjadi dan menyasar kawasan flyover Laluan Madani hingga ke wilayah Sukajadi serta Jalan Yos Sudarso.
“Iya, tadi malam dipotong orang. Flyover sampai Sukajadi hampir tiap hari dikerjain orang terus,” kata Kukuk saat dikonfirmasi, Senin (9/6).
Ia mengatakan, perbaikan sudah langsung dilakukan pada malam kejadian, meskipun belum bisa sepenuhnya memulihkan penerangan secara total.
Baca Juga: Warga Bengkong Keluhkan Pencurian, Polisi Minta Aktifkan Siskamling dan Gunakan Kunci Ganda
“Tadi malam langsung diperbaiki, cuma tidak bisa total normal. Paling lambat besok sudah clear semua. Sambil tetap berharap tidak ada kejadian pemotongan kabel seperti ini lagi,” ujarnya.
Menurut Kukuk, beberapa kasus memang murni pencurian, terutama untuk kabel tembaga. Namun, ada juga kabel aluminium yang sudah dipasang dan tampaknya sengaja hanya dipotong, bukan diambil.
“Kami mengimbau masyarakat untuk turut mengawasi dan melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar tiang-tiang PJU, ” pungkasnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



