
batampos – Hari ketiga pendaftaran peserta didik baru (PPDB) SMP, panitia PPDB menerima 1.240 berkas. Melihat angka ini, diperkirakan total jumlah pendaftar akan melebih rencana daya tampung (RDT) yang tersedia pada jenjang SMP negeri.
Berdasarkan data, tahun ini sebanyak 44 SMPN menyediakan 10.980 kuota. Dinas Pendidikan (Disdik) membagi pendaftaran menjadi empat jalur. Pertama zonasi 50 persen, kemudian prestasi 30 persen, disusul afirmasi 15 persen, dan perpindahan orangtua 5 persen.
Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan melihat jumlah pendaftar yang masuk, tergambar sudah melebihi kuota yang tersedia. Hal ini sudah terjadi baik di jenjang SD maupun SMP negeri. Minat untuk ke sekolah negeri masih cukup tinggi.
“Kalau melihat grafiknya, jumlah memang sudah di atas kuota yang tersedia. Menurut saya sekarang sudah banyak orangtua yang mendaftarkan putra-putrinya ke swasta. Jadi itu sangat membantu mengurangi minat ke sekolah negeri,” kata Hendri, Minggu (19/6).
Ia menyebutkan, pendaftaran masih dibuka hingga tanggal 22 Juni mendatang. Proses seleksi akan dilakukan selama tiga hari. Pendaftar yang lolos akan ditentukan berdasarkan jalur yang dipilih oleh orangtua.
“Pengumuman akan ditempel di sekolah, dan bisa juga diakses melalui website http://ppdbbatam.id,” ujarnya.
Disinggung mengenai prediksi siswa yang tidak tertampung, Hendri mengatakan setelah pengumuman, pihak sekolah akan mendata dan melaporkan jumlah siswa yang tidak lolos seleksi. Nantinya, untuk kebijakan yang akan diambil menunggu dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
“Intinya kami selesaikan dulu tahapan penerimaan siswa baru ini. Sekarang saya ingin semua proses berjalan lancar tanpa kendala,” sebutnya.
Orangtua yang kesulitan mendaftar juga bisa langsung mendatangi sekolah. Nanti akan dibantu panitia untuk mendaftar. Hendri menambahkan sejauh ini, semua proses berjalan dengan lancar tanpa gangguan.
“Sudah tiga hari berjalan, dan Alhamdulilah server aman. Semoga sampai hari terakhir tidak macet,” imbuhnya.
Kepala SMPN 42 Batam, Revi Jelita mengatakan sampai hari ini total pendaftar sudah mencapai 322 orang. Angka ini sudah melebih RDT yang tersedia yaitu 252 orang.
“Alhamdulillah. Proses berjalan baik. Meskipun libur sekolah, operator kami tetap bekerja menerima berkas yang dimasukan orangtua,” ujarnya.
Meskipun baru ditunjuk untuk mengepalai SMPN 42, ia berharap PPDB ini sukses digelar. Beberapa waktu lalu, ia juga menghadiri pertemuan bersama dengan Polda Kepri untuk mengantisipasi adanya pungutan liar (pungli) saat PPDB.
“Jadi kami sudah diingatkan untuk hal ini. Saya juga sudah sampaikan kepada komite, bahkan forum RT/RW agar mendukung program anti pungli di PPDB SMPN 42 Batam ini,” ujarnya.
Ia menyebutkan untuk jalur penerimaan menggunakan jalur zonasi dengan kuota 50 persen dari daya tampung atau 126 orang, prestasi 30 persen, atau 76 anak, afirmasi 15 persen atau 38 anak, dan perpindahan orangtua 5 persen atau 12 anak.
Pendaftaran dibuka selama dibuka selama lima hari kerja. Sehingga orangtua memiliki waktu yang cukup panjang untuk mendaftarkan putra atau putri mereka. “Tentu kami berharap orangtua tidak terburu-buru dalam mendaftarkan anaknya. Karena waktu pendaftaran cukup panjang,” imbuhnya. (*)
Reporter : YULITAVIA



