
batampos – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam membuka 82 program pelatihan kerja gratis berbasis kompetensi pada Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran program ini dilakukan secara online mulai hari ini, Senin (9/2).
Pelatihan diselenggarakan berdasarkan unit kompetensi. Program ini ditujukan untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang siap bersaing di sektor industri dan jasa.
Kepala Disnaker Kota Batam Yudi Suprapto mengatakan seluruh pelatihan dibiayai APBD Kota Batam dan khusus bagi warga ber-KTP Batam.
“Pelatihan kami rancang sesuai kebutuhan pasar kerja. Targetnya, peserta tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi benar-benar menguasai keterampilan yang dibutuhkan dunia usaha dan industri,” ujar Yudi, Jumat (6/2).
Baca Juga: RSBP Batam Bidik Status RS Pendidikan, Kemenkes Beri Dukungan Prinsip
Pelatihan mencakup puluhan pilihan keahlian lintas sektor, mulai dari teknologi informasi (web programming, desain grafis, digital marketing), industri dan konstruksi (welder berbagai level, scaffolding, rigger, operator forklift/crane, teknisi K3), perhotelan dan kuliner (barista, bakery, pastry, tata boga).
Kemudian, kreatif dan jasa (menjahit, tata rias, multimedia, public speaking/MC), hingga bahasa asing (Inggris, Jepang, Korea, Mandarin) serta keselamatan kerja (K3). Ragam program ini dirancang agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri di Batam yang didominasi sektor manufaktur, galangan kapal, pariwisata, dan jasa.
Pendaftaran online dibuka pada 9–10 Februari 2026 pukul 08.00–15.00 WIB (hanya pada jam kerja; di luar waktu tersebut tautan akan ditutup). Untuk mendapatkan tautan pendaftaran yang valid dan terbaru, calon peserta diimbau mengikuti akun resmi Disnaker Batam di Instagram dan TikTok. Peserta wajib membaca pengumuman secara menyeluruh karena terdapat tahapan verifikasi data langsung, seleksi tertulis dan wawancara di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ditunjuk, hingga pengumuman kelulusan.
Persyaratan umum meliputi KTP Batam, AK1 (Kartu Kuning), ijazah terakhir, pas foto, serta kondisi sehat jasmani dan rohani. Beberapa program memiliki syarat khusus (misalnya latar pendidikan tertentu untuk pelatihan K3 atau pengalaman dasar untuk kelas las tingkat lanjut). Seluruh proses pendaftaran dan pelatihan dibiayai APBD Kota Batam 2026.
Baca Juga: Sikat Semua TKA Ilegal
“Seluruh proses pendaftaran dan pelatihan tidak dipungut biaya. Pelaksanaannya menyesuaikan kemampuan APBD Kota Batam Tahun 2026,” tegasnya.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesiapan kerja (employability) peserta melalui sertifikasi kompetensi, tetapi juga mendorong link and match antara lulusan pelatihan dengan kebutuhan industri.
Disnaker Batam terus memperkuat kemitraan dengan LPK dan pelaku usaha agar lulusan pelatihan memiliki peluang penempatan kerja yang lebih besar, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan SDM Batam menuju pasar kerja yang semakin kompetitif. (*)



