
batampos – Sepasang jasad yang ditemukan dalam kamar kos di Blok B1, Kavling Sei Tering, Melcem, Batuampar dipastikan polisi tewas dengan cara berbeda. Wanita berinisial SQ, 32 tewas dibunuh, sedangkan pria berinisial SK, 29, bunuh diri.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol M. Debby Tri Andrestian mengatakan kesimpulan tewasnya pasangan ini didapatkan dari hasil autopsi dan gelar perkara.
“Kesimpulannya, wanita dibunuh dan pria bunuh diri,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (23/9).
Baca Juga: Pasutri dan Anggota Polri Ditemukan Tewas, Kapolresta Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi
Debby enggan mendetailkan cara wanita tersebut dibunuh. Namun, pasangan ini sempat terlibat cek-cok, hingga sang pria melakukan penganiayaan.
“Motifnya karena ekonomi dan terjadi keributan. Untuk detail kematiannya, itu ada di forensik,” katanya.
Disinggung status pasangan ini, Debby mengatakan belum secara sah suami istri. Keduanya sudah menempati kosan tersebut selama hampir sebulan.
“Bukan suami istri, mereka sudah punya pasangan masing-masing,” ungkapnya
Sebelumnya, Warga Kavling Sei Tering Melcem, Batu Ampar, digegerkan dengan penemuan sepasang jasad di dalam kamar kos di Blok B1, Kamis (28/8) malam. Jasad pasangan tersebut ditemukan dalam kondisi yang berbeda.
SK ditemukan tergantung di kamar mandi, sedangkan jasad wanita tergeletak dengan berlumuran darah di atas kasur.
Penemuan jasad ini berawal dari kecurigaan pemilik kos. Pasangan ini sudah tidak terlihat selama beberapa hari dan tak ada terdengar aktivitas dari dalam kamar.
“Untuk kedua jasad sudah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutup Debby. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



