Senin, 26 Januari 2026

Penerimaan Bea dan Cukai Batam Capai Rp 459 Miliar

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala BC Batam Zaky Firmansyah.

batampos  – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (BC) Batam mencatat kinerja positif sepanjang Semester I Tahun 2025 dengan capaian signifikan pada aspek penerimaan negara, pelayanan, dan pengawasan.

Kepala BC Batam Zaky Firmansyah, mengatakan sepanjang Semester I 2025, total penerimaan negara yang berhasil dihimpun dari komponen Bea Masuk, Bea Keluar, dan Cukai mencapai Rp459,4 miliar atau 101,5 persen dari target tahunan sebesar Rp452,3 miliar.

“Capaian ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 125,5 pedsen dibandingkan dengan penerimaan pada Semester I 2024 yang tercatat sebesar Rp203 miliar,” ujarnya.

Rincian capaian penerimaan tersebut terdiri dari Bea Masuk sebesar Rp190,7 miliar atau 56,7 persen dari target Rp335,5 miliar. Angka kni tumbuh 41,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. didominasi dari penjualan barang ke wilayah Indonesia lainnya dari komoditi eletromik, industri shipyaed, olahan kakao, produk kimia dan farmasi, serta hasil pengolahan industri daur ulang.

Selain itu, BC Batam mencatat Bea Keluar sebesar Rp241,9 miliar atau meningkat 285,5 persen dari target Rp84,7 miliar. Angka ini juga meningkat drastis 833 persen dibandingkan tahun lalu akibat meningkatnya ekspor komoditas unggulan seperti CPO, serta tingginya permintaan global serta tren kenaikan harga di pasar internasional.

“Dari perimaan IMEI juga meningkat mencapai Rp 1,1 miliar. Alhamudlillah, untuk perjokian IMEI ini berhasil kita tekan berkat kesadaran masyarakat Kota Batam juga,” katanya.

Sedangkan dalam bidang pengawasan, BC Batam menerbitkan 143 Nota Hasil Intelijen (NHI), Surat Bukti Penindakan (SBP) sebanyak 861 SBP atau naik 220 persen dari tahun lalu. Untuk penyidikan berjumlah 12 kasus atau meningkat 71 persen dibandingkan Semester I 2024 dengan 7 penyidikan.

“Kenaikan jumlah penindakan ini merupakan hasil dari penerapan strategi pengawasan efektif dengan mengedepankan sinergi antar lini, peningkatan kapasitas SDM, dan pemanfaatan teknologi seperti radar untuk mendeteksi setiap upaya pelanggaran,” ungkapnya.

Zaky mengaku pihaknya terus memperkuat langkah pengawasan dengan membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Penyelundupan yang bertugas mempercepat penanganan pelanggaran dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Satgas ini akan kita sebar diseluruh jalur dan pintu masuk atau keluar Kota Batam,” tegasnya.

Menurut Zaky, seluruh pencapaian di Semester I Tahun ini menjadi modal penting bagi pihaknya untuk terus memperkuat kinerja di Semester II.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan stakeholder, aparat penegak hukum, dan rekan-rekan media dapat semakin ditingkatkan sehingga pengawasan, pelayanan, dan penerimaan negara dapat berjalan lebih optimal,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update