
batampos – Zaman sekarang mencari pekerjaan sangatlah tak mudah. Kebanyakan mereka yang mendapatkan pekerjaan bukanlah dari hasil jerih payah usahanya sendiri, tapi melainkan dibawa oleh keluarga atau orang dalam yang bekerja di perusahaan tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam Rudi Sakyakirti menyebutkan dalam hal penerimaan karyawan, perusahaan tak boleh memandang kedekatan atau dibantu orang dalam. Seharusnya harus melihat kompetensi karyawan pekerja yang akan diterima.
“Saya tidak setuju kalau hal ini (orang dalam,red) terjadi di perusahaan dalam hal rekrut tenaga kerja. Mudah-mudahan isu yang berkembang ini tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Rabu (18/5).
Menurutnya, hal ini tentu saja tidak adil karena banyak orang yang sudah berusaha keras namun gagal, dikarenakan kalah dengan orang dalam di perusahaan. “Untuk itu kita menghimbau agar penerimaan tenaga kerja ini lebih memprioritaskan kompetensi atau keahlian tenaga kerja,” tuturnya.
Disinggung mengenai gambaran tenaga kerja di tahun 2022, Rudi menjawab, jumlah pencaker akan lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini dikarenakan adanya kelonggaran pemerintah terkait aturan perjalanan dalam negeri.
“Diprediksi pencaker akan jauh meningkat dari tahun lalu, apalagi akses perjalanan dalam negeri sekarang kan sudah tidak ada batas lagi,” ujarnya.
Menurut dia, sudah seperti tradisi usai lebaran akan banyak pendatang baru yang ingin mencari kerja di Batam. Warga Batam yang mudik saat balik ke Batam ada yang membawa kerabat, saudara mencoba peruntungan bekerja di Batam.
“Tentu tidak bisa kami larang mereka yang ingin ke Batam, silahkan bersaing dengan pencaker yang sudah ada saat ini,” tambah Rudi.
Banyak faktor bagi pendatang baru memilih mencari pekerjaan di Batam. Seperti upah minimum kota (UMK) Batam dibandingkan daerah asalnya. “Ketersediaan lapangan kerja di Batam lebih banyak mulai Industri dan juga jasa, apalagi industri pariwisata akan mulai bangkit,” tambahnya.
Rudi menyebutkan tahun 2021 ada sekitar 34 ribu lebih pencaker yang berebut lapangan pekerjaan di Batam. Lowongan yang tersedia tergantung kebutuhan dari masing-masing perusahaan. Pencaker di dominasi pekerja perempuan sebanyak 18.655 sedangkan pekerja Pria sebanyak 15.759 orang.
Sementara itu dominasi pekerja lebih banyak berijazah SLTA sebanyak 30.017 orang, sedangkan untuk sarjana sebanyak 1.940 orang. Sedangkan Diploma III sebanyak 942 orang.
“Jumlah pencaker setiap tahun mengalami perbedaan. Tahun ini jumlah pencaker akan jauh meningkat di banding tahun 2021 lalu. Gelombang pencaker akan lebih besar tahun ini seiring mulai membaiknya kondisi dunia usaha dari berbagai sektor,” pungkasnya. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



