
batampos – Pengerjaan proyek fisik dan penataan jalan di beberapa titik Kota Batam terus berlanjut dan memasuki paruh kedua tahun ini sejumlah pengerjaan diharapkan bisa berjalan sesuai rencana.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur, mengatakan, pengerjaan penataan jalan masih terus berjalan. Seperti yang terlihat di jalan Gajah Mada atau SPBU Vitka.
“Alat berat sudah melakukan penataan untuk pelebaran jalan dari dua menjadi lima lajur. Bangunan yang terdampak di dekat pelebaran sudah mulai dirapikan. Saat ini masih dalam tahap pengerjaan,” kata dia.
Ia menjelaskan, pelebaran jalan di Tiban tersebut merupakan salah satu program prioritas. Pengerjaan dilanjutkan menuju ke arah Mentarau.
Penataan jalan itu kata dia, disiapkan untuk mendukung rencana pembangunan ringroad atau jalan lingkar yang dari Tiban menuju arah Tanjunguma atau Jodoh.
“Dulu planning-nya seperti itu. Jadi kami menyiapkan dulu jalan di wilayah tiban ini. Kalau untuk jalan lingkar belum ada rencana tahun ini untuk dikerjakan. Kami menata jalan untuk mendukung rencana itu, kalau memang nanti ada rencana direalisasikan,” jelasnya.
Yumasnur menjelaskan, penataan jalan melihat tingkat prioritas dan kekuatan anggaran yang ada.
Selama beberapa tahun ini pelebaran di sejumlah titik masih terus dilakukan. Namun belum semua bisa dilanjutkan karena dampak dari pandemi Covid-19.
“Dua tahun belakangan penanganan Covid-19 lebih diutamakan. Sehingga sejumlah pengerjaan terpaksa ditunda. Untuk tahun ini juga masih melihat kekuatan anggaran. Jadi yang paling prioritas, itu yang didahulukan,” terangnya.
Terkait kelanjutan pengerjaan Simpang Tembesi, Yumasnur menambahkan pekerjaan penataan masih dilanjutkan sampai saat ini. Tahun ini akan dilanjutkan sampai tahap pengaspalan.
“Tidak banyak pengerjaan di sana. Kalau untuk taman itu bukan di saya pengerjaannya. Jadi belum ada taman untuk dikerjakan. Jadi hanya menata dan melanjutkan pengerjaan tahun lalu. Tidak ada yang mangkrak. Semua sesuai dengan rencana,” ujarnya.
Lanjutnya, masih ada waktu enam bulan ke depan untuk menyelesaikan semua pengerjaan yang sudah selesai dilelang tahun ini. Ia berharap cuaca bagus, sehingga pengerjaan tidak ada kendala.
“Kami berusaha on the track. Jadi jangan ada yang molor dari rencana yang sudah ada. Sekarang sudah 50 persen capaian pengerjaan,” imbuhnya.
Rencananya Pemko Batam akan menambah keindahan bundaran dengan kehadiran taman. Namun rencana itu tidak bisa terealisasi tahun ini karena keterbatasan anggaran. Sehingga pengerjaan hanya melanjutkan penataan jalan.(*)
Reporter: Yulitavia



