batampos.co.id – Harga emas kembali turun jelang akhir tahun. Hal ini disebabkan belum stabilnya harga emas dunia di tengah pandemi Covid-19.
Di Toko Mas Bandar Baru Cabang Mega Mall Batam Center, harga emas 24 karat dengan berat lebih dari 45 gram dijual Rp 863 ribu per gram dan harga beli Rp 816 ribu per gram.
Sedangkan logam mulia bersertifikat, harga beli Rp 824 ribu.
”Harga saat ini mengalami penurunan sejak tiga bulan terakhir, sekitar Rp 30 ribu per gram. Hal ini membuat masyarakat menjual sekitar 60 persen emasnya di saat pandemi ini,” ungkap Wakil Manajer Cabang Banda Baru Mega Mall, Dial Aldiansyah, Selasa (2/11/2021).
Kondisi tersebut, kata dia, kerap terjadi semasa pergantian tahun menuju awal tahun. Sedangkan harga emas Antam, akan berbeda tergantung berat batangnya.
Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.
Ia menjelaskan, produk unggulan ialah jenis logam mulia 24 karat untuk investasi. Hal
ini disebabkan jasa upahnya kecil dan ada kemungkinan untuk keuntungan.
Produk unggulan lainnya adalah jenis fashion emas, yaitu jenis perhiasan kalung dan gelang.
”Sejauh ini pengunjung bisa dibilang merata antara menjual dan membeli. Sebagian yang merupakan simpanan, ada juga menebus dulu dari Pegadaian lalu dijualnya, sebab masyarakat mengambil posisi beli karena harga emas biasanya menguat,” katanya.
Adapun, produk dari Banda Baru seperti emas fashion tempaan, juga masih diminati masyarakat. Terutama, emas 916 fashion ekslusif di harga jual Rp871 ribu dan harga beli Rp 722 ribu per gram.
Sementara untuk logam mulai dari UBS yang merupakan emas yang dikeluarkan oleh PT Untung Bersama Sejahtera, masih menjadi favorit untuk transaksi pembelian ketika emas turun.
Reporter : Debra Nila



