
batampos – Lonjakan mobilitas masyarakat pada momentum libur Imlek yang berdekatan dengan awal Ramadan 1447 Hijriah mendorong kenaikan signifikan trafik penerbangan di Bandara Hang Nadim, Batam.
Operator bandara, PT Bandara Internasional Batam (BIB), mencatat pertumbuhan pergerakan pesawat dan penumpang dua digit dalam sepekan terakhir.
Direktur Utama PT BIB Annang Setia Budhi mengatakan, berdasarkan data operasional, terjadi peningkatan dibandingkan periode sebelum libur. Pada 8–12 Februari 2026, tercatat 398 pergerakan pesawat atau rata-rata 79 pergerakan per hari, dengan jumlah penumpang 55.207 orang atau sekitar 11.041 penumpang per hari.
Adapun pada periode 13–17 Februari 2026, yang bertepatan dengan libur Imlek dan menjelang Ramadan, jumlah pergerakan pesawat naik menjadi 451 atau rata-rata 90 per hari. Jumlah penumpang mencapai 63.804 orang atau sekitar 12.760 penumpang per hari.
“Terjadi peningkatan pergerakan pesawat sebesar 13,3 persen dan jumlah penumpang naik 15,5 persen dibandingkan periode sebelumnya,” ujar Annang, Rabu (18/2).
Menurut dia, kenaikan trafik dipengaruhi momentum libur Tahun Baru Imlek yang beririsan dengan persiapan masyarakat menyambut bulan puasa. Mobilitas warga, baik untuk perjalanan keluarga maupun keperluan bisnis, meningkat dari dan menuju Batam.
Bandara yang dikelola PT BIB tersebut, yakni Bandara Hang Nadim memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal selama periode lonjakan trafik. Kesiapan fasilitas terminal, layanan penumpang, serta koordinasi dengan maskapai dan pemangku kepentingan terkait disebut menjadi fokus utama.
Selain perjalanan mudik awal dan liburan, BIB juga mencatat peningkatan penumpang dari segmen korporasi.
“Kami melihat penumpang korporasi ikut meningkat. Ini menandakan aktivitas bisnis kembali bergerak aktif,” kata Annang.
PT BIB menyatakan akan terus memantau perkembangan trafik menjelang Ramadan guna memastikan kelancaran operasional.
Dengan tren pertumbuhan ini, pengelola bandara memperkirakan pergerakan penumpang masih berpotensi meningkat dalam beberapa pekan ke depan, seiring mendekatnya puncak arus mudik awal Ramadan.(*)



