
batampos – Polsek Seibeduk melaksanakan cipta kondisi, Sabtu (21/2) malam. Hasilnya, polisi mengamankan belasan remaja yang terlibat perang sarung dan menggunakan knalpot brong.
Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral mengatakan kegiatan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang resah dengan aksi perang sarung usai salat tarawih.
“Mendapat laporan masyarakat, kita berpatroli dan menyisir kawasan yang dinilai rawan,” ujarnya.
Baca Juga: Aksi Jambret Siang Hari di Bengkong, Gelang Emas Senilai Rp17 Juta Raib
Alex menegaskan seluruh remaja tersebut dibawa ke Mapolsek Seibeduk. Mereka didata dan diberi sanksi ringan berupa push-up.
“Anak-anak ini juga kita edukasi dan bina. Untuk yang menggunakan knalpor brong, kita sita. Kalau mengulangi perbuatan, akan kita panggil guru dan orangtuanya,” katanya.
Alex mengaku kegiatan ini akan rutin dilakukan setiap malam akhir pekan. Selain itu, pihaknya turut melakukan patroli menggunakan kendaraan dan berjalan kaki selama bulan Ramadan.
“Dengan kegiatan ini kita harapkan ibadah masyarakat selama bulan puasa tetap khusuk,” ungkapnya.
Baca Juga: Limbah Cemari Laut, Perusahaan Pastikan Tanggung Jawab Penuh
Dengan adanya penindakan ini, Alex mengimbau para orangtua untuk meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya. Serta tidak membatasi jam keluar anak setelah Salat Tarawih.
“Pengawasan orangtua sangat dibutuhkan. Karena selama kegiatan juga kita menemukan banham anak-anak yang merokok di lokasi sepi,” tutupnya. (*)



