Jumat, 23 Januari 2026

Percepat Akselerasi Investasi Daerah, Mendagri Resmikan PPID

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian saat meresmikan Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) sebagai upaya memperkuat promosi investasi serta mempercepat realisasi proyek prioritas nasional di tingkat kabupaten dan desa, Senin (20/1). Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama International Business Association (IBA) meresmikan Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) sebagai upaya memperkuat promosi investasi serta mempercepat realisasi proyek prioritas nasional di tingkat kabupaten dan desa.

Peresmian PPID dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Senin (20/1) di Batam. Kehadiran PPID sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem investasi daerah yang terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan. Acara tersebut turut dihadiri para kepala daerah, perwakilan pemerintah kabupaten, serta mitra strategis dari dalam dan luar negeri.

PPID merupakan hasil kerja sama APKASI dan IBA yang dirancang sebagai pusat koordinasi, promosi, dan fasilitasi investasi bagi seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia. Melalui wadah ini, pemerintah daerah memiliki akses yang lebih luas dan terstruktur terhadap investor, teknologi, serta skema pembiayaan yang siap diimplementasikan.

Dalam mendukung agenda transisi energi nasional, APKASI dan IBA juga menghadirkan investor di sektor Battery Storage Energy System (BESS). Kehadiran investor tersebut ditujukan untuk mendorong implementasi program “Satu Desa Satu Megawatt”, yakni penyediaan energi bersih di tingkat desa guna meningkatkan kemandirian energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Program “Satu Desa Satu Megawatt” dirancang agar dapat ditawarkan kepada setiap desa di Indonesia dengan skema investasi yang telah disiapkan. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan potensi wilayah, kebutuhan energi, serta kesiapan infrastruktur di masing-masing daerah .

Mendagri Tito mengapresiasi kolaborasi antara APKASI dan IBA. Ia berharap kerja sama tersebut mampu memperkuat jaringan investasi yang benar-benar berdampak pada pembangunan ekonomi nasional. “Ini ide yang bagus dan memerlukan kerja keras dari kedua belah pihak,” katanya.

Pihak APKASI menyatakan, bahwa PPID bakal jadi jembatan efektif antara pemerintah daerah dan investor sehingga proyek-proyek strategis, khususnya di sektor energi terbarukan, dapat direalisasikan lebih cepat dan merata. Sementara itu, IBA terus berkomitmen untuk menghadirkan investor berkualitas dengan teknologi dan pendanaan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Peresmian PPID ini menandai langkah awal penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha guna mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)

ReporterArjuna

Update