
batampos – Pergelaran Seni SMAN 1 Batam berlangsung meriah di Mega Mall, Sabtu (19/11). Pergelaran seni tersebut menampilkan berbagai kreasi siswa kelas XII seperti seni budaya, seni kontemporer serta seni kolaborasi.
Sebanyak 14 kelas siswa kelas XII itu tampil bergantian. Ada yang menampilkan beragam tarian tradisional, seni kontemporer kelompok dan individu, musik hingga pergelaran drama.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa SMA Negeri 1 Batam yang disaksikan orang tua dan guru ini, menyebabkan suasana di Mega Mall terasa hidup. Banyak pengunjung terhibur melihat penampilan siswa siswi SMAN 1 Batam.
Baca Juga: UMP Kepri Berpotensi Lebih Tinggi dari Hasil Rekomendasi, Ini Penyebabnya
“Kegiatan ini judulnya adalah pergelaran seni dengan tema melestarikan seni budaya era milenial. Tujuannya kegiatan hari ini adalah untuk penilaian akhir semester ganjil tahun 2021-2022 khusus untuk siswa kelas XII,” ujar Kepala SMAN 1 Batam Bahtiar, Sabtu (19/11).
Menurutnya, kegiatan ini diselenggarakan di mall dengan pertimbangan untuk melatih mental para siswa. Selain itu ini adalah bagian dari penilaian akhir bagi guru kesenian selama mereka mendapatkan pembelajaran di sekolah.
“Jadi semua siswa kelas XII diberi tugas dan peran yang sama dengan penilaian individu. Lalu juga dibagi kelompok, dimana satu kelas itu ada 4 kelompok serta empat penampilan untuk satu kelas,” lanjutnya.
Baca Juga: Reaksi Apindo Batam Terhadap Permenaker Nomor 18 Tahun 2022
Disini kata Bahtiar, anak-anak menampilkan seni daerah, kemudian seni kontemporer, seni kolaborasi. Para siswa kelas XII SMA Negeri 1 Batam tampak bersemangat dan ceria, mereka menunggu giliran tampil unjuk kebolehannya.
“Apa yang ditampilkan anak-anak ini adalah intisari dari pembelajaran seni di sekolah,” bebernya.
Baca Juga: Target Renovasi Masjid Tanjak Mundur
Pergelaran seni budaya siswa kelas XII SMAN 1 Batam ini disambut antusias orang tua siswa. Banyak orang tua yang sengaja hadir melihat penampilan putra putrinya. Di akhir acara ini juga diumumkan penampilan terbaik satu, dua dan tiga.
“Bangga melihat anak tampil di atas panggung. Kegiatan ini sangat positif di dalam mengasah mental para siswa,” ujar Yani, salah satu orang tua siswa di lokasi.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



