Minggu, 22 Februari 2026

Pergerakan Penumpang Udara di Batam Naik Saat Nataru, Hang Nadim Catat Tren Positif

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Penumpang penerbangan terakhir 2025 di Bandara Hang Nadim Batam menerima apresiasi dari manajemen bandara.
Manajemen Bandara Hang Nadim Batam melepas penerbangan terakhir 2025 dengan memberikan apresiasi kepada penumpang dan awak pesawat. F. Yashinta/Batam Pos

batampos – Pergerakan penumpang dan pesawat udara di Bandara Internasional Hang Nadim Batam selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mencatatkan tren positif. Terhitung sejak 18 hingga 30 Desember 2025, jumlah penumpang mencapai 173.217 orang dengan total 1.236 pergerakan pesawat datang dan berangkat.

Capaian tersebut menunjukkan kenaikan 1,86 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, meski secara nasional tren pergerakan penumpang udara justru mengalami penurunan.

Direktur Utama Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Annang Setia Budhi, menyebutkan peningkatan ini menjadi sinyal positif bagi sektor transportasi udara di Batam, meskipun pertumbuhannya belum signifikan.

Baca Juga: Tanpa Kembang Api, Warga Batam Donasikan Hampir Rp15 Miliar Sambut Tahun Baru 2026

“Secara nasional memang cenderung turun, tetapi untuk Batam kami masih mencatat pertumbuhan sekitar 1,86 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu,” ujar Annang, Rabu (31/12) malam.

Penumpang Terakhir 2025 Dilepas dengan Apresiasi

Pada malam pergantian tahun, manajemen bandara menggelar momen khusus dengan melepas penerbangan terakhir 2025, yakni Lion Air JT-989 rute Batam (BTH)–Kualanamu (KNO). Penerbangan tersebut mengangkut sekitar 190 penumpang dan diberangkatkan pada Rabu (31/12) malam.

Sebagai bentuk apresiasi, manajemen Bandara Hang Nadim memberikan ucapan selamat jalan, buket bunga, serta suvenir kepada perwakilan lima penumpang domestik terakhir dan awak pesawat Lion Air.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi penumpang. Bandara ini harus terasa dekat, sehingga penumpang merasa bahagia karena menjadi bagian dari penerbangan terakhir di tahun 2025,” kata Annang.

Ia berharap momen tersebut dapat menjadi kenangan tersendiri bagi penumpang dan meninggalkan kesan positif tentang Bandara Hang Nadim Batam.

Baca Juga: Archipelago Hotel Batam Sambut Tahun Baru 2026 dengan Konsep Kebersamaan

Puncak Arus Balik Diprediksi 4 Januari

Annang menjelaskan, data pergerakan penumpang yang disampaikan baru mencakup periode Nataru, sementara capaian tahunan sepanjang 2025 masih dalam proses finalisasi.

“Karena ini masih tanggal 31, data tahunan masih kami rekonsiliasi. Secara keseluruhan memang ada kecenderungan turun, tetapi kepastiannya akan kami sampaikan setelah data lengkap,” ujarnya.

Untuk sektor kargo udara, tren penurunan juga terjadi selama Nataru. Hal tersebut disebabkan maskapai lebih memprioritaskan angkutan penumpang.

“Biasanya ketika penumpang meningkat, kargo justru menurun karena kapasitas pesawat difokuskan untuk penumpang,” jelas Annang.

Puncak arus balik penumpang diprediksi terjadi pada 4 Januari 2026, meski lonjakan juga berpotensi terjadi sehari setelahnya.

“Kami perkirakan puncak arus balik tanggal 4 Januari, namun tidak menutup kemungkinan lonjakan terjadi hingga 5 Januari,” katanya.

Data bandara mencatat jumlah penumpang terbanyak selama Nataru terjadi pada 24 Desember 2025, dengan total 15.700 penumpang berangkat, jauh di atas rata-rata harian sekitar 10 ribu penumpang. Lonjakan tersebut dipengaruhi penyesuaian armada sejumlah maskapai dari narrow body ke wide body.

Hingga akhir Desember, bandara masih menerima pengajuan penambahan penerbangan untuk arus balik. Dari 149 pengajuan extra flight, sebanyak 66 penerbangan tambahan telah terealisasi hingga 28 Desember 2025, dengan tujuan Jakarta dan sejumlah daerah di Sumatra.

Sementara itu, untuk penerbangan internasional, rute Batam–Incheon masih beroperasi dengan tingkat keterisian relatif stabil.

“Keberangkatan sekitar 140 penumpang dan kedatangan sekitar 90 penumpang. Pada libur akhir tahun, tren penerbangan internasional memang cenderung landai,” tutup Annang. (*)

ReporterYashinta

SALAM RAMADAN