Kamis, 5 Maret 2026

Periode Januari 2026, 126.000 Ribu Wisman Berkunjung ke Batam, Ini Penjelasan Kadisbudpar

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wisatawan mancanegara asal Singapura dan Malaysia memadati area Mega Mall Batam Center saat libur Natal.
Pusat perbelanjaan Mega mall Batamcenter ramai oleh pengunjung maupun wisatawan saat masa liburan, Kamis (15/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sektor pariwisata Batam mencatatkan capaian gemilang. Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) menembus 1.613.202 orang atau melampaui target 1,5 juta yang ditetapkan sebelumnya. Capaian ini menjadi yang pertama kali sejak pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardi Winata, dalam agenda buka puasa bersama DPD Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies(ASITA) Kepri di Batam View Beach Resort, Selasa (3/3).

“Alhamdulillah, kunjungan wisman ke Batam tahun 2025 sudah over target, mencapai 1.613.202 dari target 1,5 juta. Ini juga sudah melampaui target Kepri. Tahun 2025 adalah tahun pertama kita melampaui target setelah COVID,” ujar Ardi, disambut tepuk tangan peserta.

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi seluruh pelaku industri pariwisata, termasuk ASITA yang aktif mempromosikan Batam ke mancanegara.

Menurut Ardi, kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam sangat signifikan. Sekitar 24 persen PAD berasal dari sektor hotel, restoran, dan hiburan.

Bahkan pada Januari 2026 saja, Batam sudah mencatat 126.000 kunjungan wisman. “Angka ini sangat luar biasa dibandingkan periode sebelumnya. Artinya tren positif ini terus berlanjut,” katanya.

Ardi menambahkan, Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota menempatkan pariwisata sebagai salah satu prioritas utama. Dari 15 program prioritas daerah, salah satunya berfokus pada peningkatan investasi dan pengembangan destinasi berbasis MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Menurutnya, penguatan sektor MICE diyakini mampu mendongkrak lama tinggal wisatawan sekaligus meningkatkan belanja mereka selama berada di Batam.

Ia juga mengapresiasi konsistensi pelaku usaha dalam mendukung promosi pariwisata, termasuk manajemen Batam View Beach Resort yang dinilai aktif berkolaborasi dalam berbagai agenda promosi.

Ketua DPD ASITA Kepri, Eva Betty Siahaan, menyebut pihaknya menaungi sekitar 80 agen perjalanan aktif yang terus mempromosikan Kepri di pasar internasional. Di antaranya melalui partisipasi dalam ajang pariwisata bergengsi seperti ITB Berlin dan ITB Asia.

Selain itu, ASITA juga menjalin kerja sama dengan Pasir Gudang Ferry Terminal untuk mempermudah akses wisatawan melalui Terminal Ferry Nongsa Pura.

“Hingga saat ini belum ada travel warning yang berdampak pada Kepri. Bahkan fenomena wisatawan Singapura yang ramai berbelanja di Batam menjadi testimoni positif yang menghidupkan ekonomi lokal,” ujar Eva.

Agenda buka puasa bersama tersebut menjadi momentum penting yang mempertemukan pelaku usaha pariwisata sekaligus menghadirkan aksi sosial. Digelar di Batam View Beach Resort, kegiatan ini dihadiri lebih dari 230 peserta, termasuk 160 anak yatim.(*)

ReporterYashinta

SALAM RAMADAN