Senin, 19 Januari 2026

Permohonan Kartu Kuning di Kecamatan Sagulung Meningkat Usai Lebaran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Warga yang mengurus kartu kuning di kantor Kecamatan Sagulung. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Permintaan pembuatan kartu kuning atau AK-1 di Kantor Kecamatan Sagulung mengalami peningkatan signifikan usai libur Lebaran. Jika biasanya jumlah pemohon hanya sekitar 20 orang per hari, kini angkanya melonjak menjadi lebih dari 30 pemohon setiap harinya.

Kenaikan jumlah permohonan ini didominasi oleh para pencari kerja, terutama mereka yang baru lulus sekolah menengah atas maupun kejuruan. Selain itu, sejumlah pendatang baru yang telah memiliki KTP Batam dengan alamat di Kecamatan Sagulung juga turut mengajukan permohonan dokumen tersebut.

“Iya, meningkat di atas 30 permohonan dalam sehari sejak selesai liburan Lebaran,” ujar salah seorang petugas pelayanan di Kantor Kecamatan Sagulung, Senin (15/4).

Camat Sagulung, M Hafiz Rozie, membenarkan adanya lonjakan permohonan kartu kuning yang biasa digunakan sebagai syarat administrasi melamar pekerjaan. Ia mengimbau masyarakat agar terlebih dahulu melengkapi seluruh berkas persyaratan sebelum datang ke kantor kecamatan.

“Dengan berkas yang lengkap, proses pelayanan akan lebih cepat dan efisien. Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di manapun berada,” kata Hafiz Rozie.

Salah satu pemohon, Andri, mengaku baru pertama kali membuat kartu kuning. Ia yang baru lulus dari sebuah SMK di Batam, berharap dokumen tersebut bisa membantunya segera mendapatkan pekerjaan.

“Baru tamat SMK, jadi ini pertama kali saya urus kartu kuning. Harapannya sih bisa langsung dapat kerja,” tutur Andri sambil menunggu antrean.

Kartu kuning atau AK I merupakan dokumen resmi dari Dinas Ketenagakerjaan yang digunakan oleh pencari kerja untuk mendaftar dan melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang mensyaratkan berkas tersebut. Biasanya, lonjakan permohonan terjadi pada momen-momen tertentu seperti setelah kelulusan sekolah dan libur panjang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update