Jumat, 2 Januari 2026

Pernah Jadi Pusat Hiburan Malam, Begini Kondisi Marina Waterfront Sekupang Sekarang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kondisi Marina Waterfront Sekupang terkini. Tampak warga bersantai di pantai. F.Yofi Yuhendri

batampos – Marina Waterfront Sekupang yang dulu dikenal sebagai salah satu pusat hiburan malam di Batam kini menunjukkan wajah yang jauh berbeda. Deretan bangunan usaha di kawasan ini tampak sepi, bahkan banyak yang tutup dan terbengkalai.

Di balik itu, kawasan yang sempat identik dengan bar dan keramaian turis asing tersebut justru kini menjelma menjadi ruang wisata pantai bagi masyarakat.

Pantauan Batam Pos di lokasi, sejumlah bangunan usaha terlihat kosong tanpa aktivitas. Pintu-pintu tertutup rapat, cat bangunan mulai mengelupas, sebagian atap tampak rusak, bahkan ada yang ditumbuhi tanaman liar.

Suasana yang dahulu dipenuhi dentuman musik dan hiruk-pikuk pengunjung, kini berganti dengan kesunyian dan jejak bisnis yang telah gulung tikar.

Baca Juga: Kecelakaan dan Tilang Meningkat di Batam

Namun, di tengah deretan bangunan tak berpenghuni itu, kehidupan tetap hadir. Sejumlah warga terlihat memanfaatkan kawasan Marina Waterfront sebagai tempat rekreasi keluarga. Banyak pengunjung datang membawa tikar, makanan, bahkan alat musik, untuk menikmati suasana pantai bersama anak-anak.

Salah seorang pengunjung, Irma mengaku sengaja membawa keluarganya ke Marina Waterfront karena ingin memperkenalkan suasana pantai kepada anak-anak. Selain itu, biaya masuk yang terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

“Sekarang enak buat keluarga. Bisa lihat pantai, anak-anak bisa main, dan biayanya juga murah,” ujarnya, Selasa (30/12).

Hal senada disampaikan Yuni warga lainnya. Ia mengenang masa lalu Marina Waterfront yang nyaris tak pernah dimasuki warga lokal karena dipenuhi bar dan pusat hiburan malam. Namun seiring berjalannya waktu, kawasan tersebut berubah drastis.

“Dulu bisa dibilang warga jarang masuk ke sini karena isinya bar semua. Sekarang malah jadi tempat wisata masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Kepri: Tertinggi di Sumatera, Nomor Tiga Nasional

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas bermain anak seperti seluncuran dan ayunan membuat kawasan ini semakin diminati keluarga. Anak-anak pun betah berlama-lama menikmati suasana.

“Anak-anak suka. Kebetulan di sini ada fasilitas bermain, jadi mereka senang,” tuturnya.

Perubahan wajah Marina Waterfront Sekupang ini menjadi potret pergeseran fungsi kawasan. Dari pusat hiburan malam yang ramai sebelumnya, kini menjadi ruang rekreasi sederhana bagi masyarakat.

Meski masih menyisakan deretan bangunan kosong dan terbengkalai, kawasan ini tetap hidup dengan aktivitas warga yang mencari hiburan murah dan ramah keluarga di tepi pantai. (*)

Update