
batampos – Sengketa pemanfaatan sebidang lahan di Kecamatan Batam Kota berakhir tragis. Seorang pria berinisial D, yang berstatus sebagai penjaga lahan milik perusahaan, tewas setelah ditikam dalam perselisihan, Kamis (8/1) malam.
Peristiwa berdarah itu terjadi di lahan kosong di belakang Perumahan Crown Hill, dan sempat menggemparkan warga sekitar. Pelaku berinisial SG, yang diketahui telah lama bercocok tanam di lokasi tersebut, kini diamankan polisi.
Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Bobby Ramadhana Fauzi menjelaskan, insiden bermula saat korban membersihkan lahan sesuai tugasnya. Tindakan tersebut memicu kemarahan pelaku yang tidak terima tanaman miliknya dibersihkan.
Baca Juga: Realisasi IMTA Batam Tembus Rp44,8 Miliar, Target 2026 Naik Jadi Rp50 Miliar
“Terjadi adu mulut. Dalam kondisi emosi, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dan menikam korban di bagian perut,” ujar Iptu Bobby, Jumat (9/1/2026).
Saat kejadian, korban tidak sendirian. Seorang rekan korban yang berada di lokasi menyaksikan langsung penikaman tersebut. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, luka tusuk yang diderita korban tergolong serius. Setelah menjalani perawatan, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Mendapat laporan dari pihak keluarga korban, aparat kepolisian bergerak cepat. Tim gabungan Satreskrim Polresta Barelang dan Unit Reskrim Polsek Batam Kota langsung melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap pelaku.
“Kurang dari satu jam setelah laporan diterima, pelaku berhasil kami amankan di wilayah Kecamatan Sei Beduk tanpa perlawanan,” tegas Iptu Bobby.
Pelaku kemudian dibawa ke Mapolresta Barelang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif serta status hukum lahan yang menjadi sumber konflik.
Baca Juga: Tiga Tahun Beruntun Puskesmas Tanjung Buntung Terbaik se-Kota Batam
Pantauan di lokasi kejadian, lahan kosong tersebut tampak ditanami cabai dan batang ubi yang baru tumbuh. Meski demikian, hingga Jumat siang belum terlihat garis polisi terpasang di lokasi.
Warga Perumahan Crown Hill membenarkan adanya peristiwa penikaman tersebut, namun mengaku tidak mengetahui kronologi lengkap kejadian.
“Tahunya sudah ramai dan pelaku diamankan polisi,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. (*)



