
batampos – Pengendara di Kota Batam saat ini mulai mengeluhkan sulitnya mendapat bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Bahkan, mereka harus antre berjam-jam agar dapat solar.
Pantauan Batam Pos, BBM jenis solar di Kota Batam mulai sulit didapat sejak beberapa pekan terakhir. Terlihat antrean kendaraan di SPBU saat pengisian BBM jenis solar.
Salah satunya di SPBU Jalan Raja H. Fisabilillah, BBM jenis solar sulit didapat. Begitu juga di SPBU lain seperti di Jalan Engku Putri atau tepatnya disamping Kantor Pertamina. Tampak puluhan kendaraan antre dalam beberapa hari terakhir untuk mendapatkan BBM jenis solar.
Sales Branch Manager PT Pertamina Kepri Fadlan mengatakan, untuk stok BBM jenis solar di Kota Batam tidak ada kelangkaan. Baik itu stok yang berada di depot maupun SPBU.
“Untuk antrean hanya di beberapa SPBU saja. Dan biasanya rute langganan. Tapi tidak ada kelangkaan, stok juga tersedia,” katanya.
Sementara, terkait dengan kuota BBM jenis solar di Kota Batam tahun 2022, Fadlan tidak bisa membeberkannya. Begitu juga mengenai kuota yang sudah terealisasi di pada trisemester pertama tahun 2022 ini.
“Untuk kuota, bisa ke Humas kami (Manager Comrel & CSR Pertamina MOR I, Agus Setiawan) langsung ya,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Manager Comrel & CSR Pertamina MOR I, Agus Setiawan. Menurut dia, saat ini tidak ada kelangkaan BBM jenis solar. Karena stok dari BBM jenis solar sendiri masih tersedia dan distribusinya juga tidak ada kendala ke seluruh SPBU.
“Supply dan distribusi sudah ditambah diatas kuota harian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk penyaluran BBM jenis solar setiap harinya di SPBU Kota Batam dimulai pukul 08.00 hingga 17.00. Hal itu sesuai dengan aturan dari Pemko Batam.
Menurut dia, panjangnya antrian yang terjadi di sejumlah SPBU akibat kendaraan yang sudah datang ke SPBU sebelum pukul 08.00. Sehingga terjadi antrian saat dilakukan pengisian.
“Sebenarnya menunggu jam mulai operasional solar yaitu jam 8 dan mulai terurai jam 9 sampai 10 pagi,” katanya.
Untuk itu, ia kembali menegaskan bahwa antrian solar di sejumlah SPBU bukan karena langka. Dan antrian itu pun hanya terjadi dibeberapa SPBU yang berada di jalur strategis.
“Stok di SPBU tersedia, tidak ada kekosongan di SPBU. Hingga sore, terpantau tidak ada antrian di SPBU, antrian hanya saat jam dimulai penyaluran solar saja,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk stok solar di depot Batam atau Kabil saat ini masih tersedia sebanyak 6.141 KL. Kuota itu cukup untuk sekitar 20 hari kedepan.
Sementara kuota BBM jenis solar untuk di Kota Batam di Tahun 2022, sesuai dengan SK BPH Migas sebesar 37.712 KL.
“Realisasinya sampai bulan Februari 2022, sebesar 8.120 KL. Kuota solar di Kota Batam juga ditambah dibandingkan tahun 2021 sebesar 36.342 KL,” imbuhnya. (*)
Reporter : Eggi Idriansyah



