Rabu, 11 Maret 2026

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi di Kepri, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Harga BBM Nonsubsidi
Sejumlah kendaraan mengisi BBM di SPBU. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos.

batampos – Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) kembali dilakukan pada awal Maret 2026. Sejumlah produk BBM nonsubsidi mengalami perubahan harga, sementara BBM bersubsidi dipastikan tetap.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga wilayah Kepri, Bagus Handoko, mengatakan perubahan harga tersebut merupakan penyesuaian rutin yang dilakukan setiap awal bulan mengikuti mekanisme harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Memang ada perubahan harga sejak 1 Maret lalu. Penyesuaian ini rutin dilakukan mengikuti harga reguler. Ada produk yang turun dan ada juga yang naik,” ujarnya, Selasa (10/3).

Baca Juga: Kapten dan ABK Dihukum Berbeda, Ketimpangan Vonis Kasus Penyelundupan 1,9 Ton Sabu Diprotes

Ia menjelaskan, salah satu produk yang mengalami penurunan harga adalah Pertamax Turbo. Sementara beberapa produk lainnya mengalami penyesuaian mengikuti formula harga BBM nonsubsidi.

Adapun harga BBM yang berlaku di wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau saat ini yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, Pertamax Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp13.650 per liter, Dexlite Rp14.800 per liter, dan Pertamina Dex Rp15.100 per liter.

Menurut Bagus, penyesuaian harga tersebut hanya berlaku untuk BBM nonsubsidi seperti Pertamax Series dan Dex Series. Sementara harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan.

“Harga Pertalite dan Biosolar tetap sama di seluruh Indonesia,” katanya.

Ia juga memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Kepulauan Riau dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal. Hingga saat ini tidak ada laporan antrean panjang ataupun penumpukan kendaraan di SPBU.

“Masyarakat tidak perlu panik. Secara prinsip stok aman dan suplai berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: Sampah Menumpuk di Ruko Greenland, Warga Pertanyakan Slogan Batam Asri

Bagus juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang beredar, termasuk isu global yang dikaitkan dengan pasokan energi.

Menurutnya, pasokan BBM tidak hanya berasal dari satu wilayah sehingga kondisi geopolitik di suatu kawasan tidak serta-merta berdampak langsung pada distribusi di daerah.

Selain itu, ia menegaskan evaluasi harga BBM nonsubsidi dilakukan setiap awal bulan. Karena itu masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi apabila terjadi perubahan harga berikutnya.

“Evaluasi harga dilakukan setiap bulan, bukan di pertengahan bulan. Jadi masyarakat cukup menunggu pengumuman resmi dari Pertamina,” tutupnya.(*)

ReporterYashinta

SALAM RAMADAN