
batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam berencana menggelar kegiatan pesantren Ramadan, dalam rangka mengisi kegiatan selama bulan puasa. Hal ini disampaikan Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, Selasa (22/3).
Ia mengatakan pesantren Ramadan merupakan agenda rutin yang diikuti pelajar. Ia mengatakan sejak pandemi Covid-19 kegiatan ini sempat tidak dilaksanakan, karena pembatasan yang dilakukan, guna pengendalian Covid-19.
“Kegiatan ini sangat positif sekali. Meskipun anak-anak belajar seperti biasa. Rangkaian kegiatan bertemakan keagamaan merupakan salah satu yang biasa digelar. Tapi untuk sekarang ini kami tetap menunggu surat dari pusat, kalau kami tidak ada masalah, sebab ini kegiatan yang bagus,” kata dia.
Hendri menjelaskan perkembangan kasus Covid-19 di Batam sudah cukup terkendali. Bahkan sistem belajar tatap muka sudah digelar 100 persen. Untuk itu, sudah memenuhi syarat untuk melaksanakan pesantren Ramadan.
“Melalui kegiatan ini anak-anak bisa lebih memperdalam ilmu agama, dan banyak kegiatan ibadah yang dilaksanakan juga,” sebutnya.
Lanjutnya, pelaksanaan kegiatan diperbolehkan, asal tetap berpedoman kepada protokol kesehatan. Serta pengawasan dari tenaga guru di sekolah. Selama ini pengawasan sudah berjalan, terbukti jumlah paparan Covid-19 di lingkungan sekolah cukup rendah.
“Hal ini karena gerak cepat pihak sekolah dalam mengawasi dan berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes),” bebernya.
Kegiatan pesantren Ramadan biasanya diikuti pelajar tingkat SD (4-6) dan jenjang SMP.
Hendri menambahkan kegiatan masih ada waktu kurang lebih satu Minggu untuk persiapan kegiatan pesantren Ramadan ini. Ia berharap perkembangan kasus, dan status Kota Batam bisa terus membaik, sehingga semua kegiatan di lingkungan sekolah bisa berjalan dengan baik.
“Biasanya kegiatan ini berjalan satu Minggu. Mudah-mudahan bisa digelar, namun kalau pun tidak, saya harap anak-anak tetap bisa berkegiatan di rumah pastinya,” imbuhnya. (*)
Reporter : YULITAVIA



