Rabu, 8 April 2026

Petani Gagal Panen, Harga Sayur Melambung Tinggi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi

batampos.co.id – Harga sayuran di sejumlah pasar tradisional di wilayah Sekupang mengalami kenaikan. Kondisi ini diduga dipicu musim penghujan, sehingga menyebabkan banyak petani sayur gagal panen.

Terlebih lagi umumnya sayuran yang dijual di Batam dipasok dari daerah luar Batam seperti dari Jawa dan Medan.

Pantauan Batam Pos di Pasar Victoria, Marina Sekupang, harga sayur sawi naik tajam dari Rp 10 ribu per kilogram (kg), menjadi Rp 28 ribu per kg. Kondisi tidak hanya dikeluhkan konsumen tapi juga oleh penjual karena sayur sawi tidak laku terjual.

“Ini saja cuma berani ambil 5 kg, tapi sudah empat hari masih belum ada yang terjual,” ujar Kurnia, pedagang sayur di Pasar Victoria, Selasa (30/11).

Menurutnya banyak warga yang sekedar bertanya, namun ketika mengetahui harganya malah balik kanan dan tidak jadi membeli. “Dengar Rp 28 ribu sekilo jadi pada lari. Kalau dijual di bawah itu kita yang malah rugi. Modalnya saja tinggi,” bebernya.

Pedagang lain Husein mengatakan, gagal panen membuat harga komoditas sayur terus merangkak naik. Kenaikan ini tidak hanya sayur sawi saja, tetapi hampir semua jenis sayur-sayuran.

“Kita ambil dari luar daerah, kalau bayam dan kangkung dari petani lokal sini. Harganya juga naik karena banyak petani gagal panen,” bebernya.

Untuk sayur bayam saat ini dijual Rp 20 ribu sampai Rp 22 ribu per kg. Sementara sayur bayam dijual Rp 18 ribu per kg. Sementara itu cabai merah Rp 50 ribu per kg dan cabai hijau Rp 40 ribu per kg.

“Modalnya juga naik semua. Tapi paling banyak itu sayur sawi dan bayam,” tambah Husein.

Di Pasar Sei Harapan harga sejumlah sayur juga tinggi. Amron pedagang sayur mengatakan, untuk sayur sawi saat ini dijual Rp 28 ribu per kg. Seperempat kilonya Rp 8 ribu. Meskipun harga ini naik, menurutnya masih ada juga langganannya yang membeli sayur sawi tersebut. “Walaupun gak banyak tapi masih ada lah yang beli,” katanya.

Untuk sayur jenis lain juga terbilang cukup tinggi, dimana sayur bayam dijual Rp 20 ribu per kg, dan kangkung Rp 17 ribu per kg. Sementara untuk cabai merah dijual seharag Rp 48 ribu per kilogram.

“Banyak sih ibu-ibu yang ngeluh, katanya naik terus. Mau gimana lagi, kita belinya juga tinggi jadi mau tak mau harus disesuaikan,” ungkap Amron. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE