Selasa, 13 Januari 2026

PFI Kepri dan KSOP Batam Sepakat Angkat Wajah Maritim Lewat Lensa Kamera

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepulauan Riau saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Senin (10/11). Foto. Rezza Herdianto untuk Batam Pos

batampos — Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepulauan Riau melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Senin (10/11). Pertemuan hangat ini bukan sekadar ajang tatap muka, tetapi menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pewarta foto dan otoritas pelabuhan dalam mengangkat potensi maritim Batam melalui karya foto jurnalistik.

Ketua PFI Kepri Tommy Purniawan mengatakan, kunjungan ini menjadi momentum memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Sejak berdiri pada 2004, PFI Kepri terus berkomitmen menjadi wadah bagi pewarta foto untuk berkarya dan mengasah kepekaan visual terhadap isu sosial, budaya, hingga kemaritiman.

“PFI Kepri adalah rumah bagi pewarta foto, tempat kami bercerita lewat gambar. Kami ingin setiap karya mampu menggugah rasa dan menyampaikan pesan,” ujar Tommy.

Tommy menambahkan, pihaknya siap bersinergi dengan KSOP Batam melalui berbagai kegiatan positif seperti pameran, pelatihan, dan workshop foto jurnalistik. Menurutnya, pelabuhan adalah ruang penuh kehidupan dan dinamika yang menarik untuk diabadikan.

“Sinergi ini membuka kesempatan bagi fotografer untuk melihat lebih dekat kehidupan para pelaut, pekerja pelabuhan, hingga denyut ekonomi maritim Batam,” katanya.

Kepala KSOP Khusus Batam Takwin Masuku menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai, kerja sama dengan insan pewarta foto sangat penting dalam memperkuat komunikasi publik dan mengenalkan peran KSOP kepada masyarakat.

“Foto jurnalistik punya kekuatan luar biasa. Satu gambar bisa bercerita lebih banyak daripada seribu kata,” ujar Takwin.

Takwin berharap kolaborasi ini dapat melahirkan karya-karya yang menggambarkan semangat kerja, profesionalisme, dan sisi humanis di pelabuhan Batam. Ia mengungkapkan, KSOP berencana menggelar pameran foto bertema maritim dan pelatihan dokumentasi pelabuhan sebagai tindak lanjut kerja sama ini.

“Kami ingin publik melihat bahwa di balik aktivitas bongkar muat, ada manusia-manusia tangguh yang bekerja menjaga roda ekonomi maritim tetap berputar,” tambahnya.

Selain itu, KSOP Batam dan PFI Kepri tengah menyiapkan lomba foto Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah kreativitas masyarakat untuk menangkap suasana pelabuhan dari berbagai sudut pandang.

“Kami ingin ajak masyarakat ikut bercerita lewat foto, bagaimana pelabuhan tetap hidup dan bersinar di momen-momen akhir tahun,” kata Takwin.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen kedua lembaga dalam memperkuat citra positif Batam sebagai kota maritim yang modern dan berdaya saing tinggi. Melalui kolaborasi ini, wajah pelabuhan Batam diharapkan tak hanya dikenal sebagai simpul logistik nasional, tetapi juga sebagai panggung cerita tentang kerja keras, solidaritas, dan kehidupan masyarakat pesisir.

Dengan semangat yang sama, PFI Kepri dan KSOP Batam berjanji terus membuka ruang sinergi lintas sektor. Bagi para pewarta foto, laut dan pelabuhan bukan sekadar latar belakang, tetapi sumber inspirasi untuk menyuarakan kisah-kisah kemaritiman Indonesia dari sudut Batam. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update