Rabu, 14 Januari 2026

PJU di Seibeduk Gelap Gulita, Dinas Bina Marga Kewalahan Hadapi Pencurian Kabel

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jalan menuju kampung Bagan Seibeduk gelap di malam hari karena PJU tidak berfungsi. 

batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam mengaku kewalahan dalam upaya menormalisasi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kecamatan Seibeduk, khususnya di wilayah Kampung Bagan dan sekitarnya. Hal ini disebabkan oleh maraknya aksi pencurian kabel PJU yang terjadi hampir di berbagai titik.

Kepala Seksi Penanganan PJU, Gatot Murwanto, mengatakan pihaknya sebenarnya sudah melakukan beberapa kali perbaikan. Namun, kabel yang baru dipasang kembali hilang dicuri.

“Sudah diperbaiki, dicuri lagi. Di tempat yang kita baru perbaiki dan aman, titik lain justru diincar. Ini yang membuat persoalan semakin rumit,” ungkap Gatot, Minggu (20/7).

Baca Juga: Jalan S Parman Seibeduk Gelap Gulita Karena Aksi Pencurian Kabel PJU

Menurut Gatot, aksi pencurian ini paling sering terjadi di wilayah Tanjungpiayu dan sekitarnya. Beberapa titik rawan pencurian membuat sistem penerangan di banyak ruas jalan menjadi terganggu, terutama yang berada di permukiman padat dan akses menuju fasilitas umum seperti TPU dan TPI Kampung Bagan.

“Kami akui banyak titik gelap karena ini. Tapi kami tetap berupaya mencari solusi, termasuk mencari sistem kabel atau pemasangan lampu yang lebih aman dan tidak mudah dicuri,” jelas Gatot. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah penggunaan teknologi PJU yang minim kabel terbuka.

Selain itu, Gatot meminta masyarakat berperan aktif dalam menjaga dan mengawasi fasilitas umum ini. Menurutnya, pelibatan masyarakat sangat penting agar pelaku pencurian bisa dicegah atau ditindak lebih cepat. “Kalau masyarakat turut mengawasi dan melapor saat ada gerak-gerik mencurigakan, tentu akan sangat membantu,” katanya.

Hingga saat ini, perbaikan lampu jalan tetap berjalan namun dilakukan secara bertahap. Dinas memprioritaskan perbaikan di ruas-ruas jalan utama terlebih dahulu. “Perbaikan tetap jalan, tapi karena alat crane kita juga sedang dalam perbaikan, jadi pengerjaan belum bisa menyeluruh ke seluruh titik,” jelasnya.

Kondisi gelap gulita di sejumlah titik, termasuk jalan menuju TPU Kampung Bagan, memang menjadi keluhan serius masyarakat. Apalagi kondisi jalan rusak makin memperburuk situasi. Warga berharap agar perbaikan bisa segera merata hingga ke jalan-jalan pemukiman.

Dinas memastikan, perbaikan akan terus dilakukan sembari mencari formula terbaik agar fasilitas PJU bisa lebih aman dan berkelanjutan. “Kami terus berusaha semaksimal mungkin agar penerangan jalan bisa kembali normal,” tutup Gatot. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update