Jumat, 27 Maret 2026

PJU Mati Total di Seibeduk, Bikin Pengendara Waswas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kondisi Jalan S Parman yang gelap akibat padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU). F. Zavila untuk Batam Pos

batampos – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Seibeduk dikeluhkan warga karena kerap padam dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dinilai membahayakan pengendara sekaligus meningkatkan potensi tindak kejahatan di ruas jalan tersebut.

Zavila, warga Piayu, mengatakan padamnya PJU membuat pengendara merasa was-was saat melintas, terutama pada malam hari. Ia menyebut, lampu jalan dari Simpang ATB hingga depan kantor lurah dalam kondisi mati total.

“Semua lampu jalan dari Simpang ATB sampai depan kantor lurah mati total. Padahal ini jalan utama,” ujarnya, Kamis (26/3).

Baca Juga: Sidak Pascalebaran, Amsakar Cek Taman, Drainase, hingga IPA

Menurutnya, kondisi jalan yang gelap berisiko memicu kecelakaan lalu lintas. Selain itu, minimnya penerangan juga dikhawatirkan dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi, seperti pembegalan maupun perampasan terhadap pengendara.

“Kondisi seperti ini sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan berkendara masyarakat,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga di sejumlah titik lain di Seibeduk, seperti kawasan Pancur, Simpang Bagan, hingga Bukit Kemuning. Mereka menyebut persoalan minimnya penerangan jalan bukan kali pertama terjadi, bahkan sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan maksimal.

“Jalan di Seibeduk ini sudah sering gelap gulita. Kami minta masalah ini segera ditangani, khususnya oleh dinas terkait,” ungkapnya.

Baca Juga: Turis Asing Ngaku Dipalak Ratusan Dolar

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli di lokasi-lokasi yang minim penerangan guna mengantisipasi tindak kejahatan.

“Patroli akan kita tingkatkan di titik-titik tersebut. Keluhan ini juga akan kami sampaikan ke pihak terkait agar PJU segera diperbaiki,” ujarnya.(*)

UPDATE