
batampos – Pohon tumbang di Kampung Jabi, Nongsa yang menewaskan siswi SMA 15 Batam harus menjadi pembelajaran semua pihak. Pasalnya, banyak pohon berusia tua dan berpotensi tumbang dan tentu saja sangat membahayakan warga Batam.
“Seharusnya pemerintah fokus memotong pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang kena angin kencang ini,” ujar Reza, warga Batam, Kamis (21/7).
Pemerintah dalam hal ini Dinas Perumahan dan Pemukiman, lanjutnya, jangan hanya terfokus pada pohon-pohon besar di pinggir jalan saja. Namun juga pohon-pohon besar yang berada di sekitaran perumahan warga. Karena sampai saat ini banyak pohon besar yang sangat membahayakan warga.
“Kalau kejadian seperti kemarin, ada siswi tertimpa pohon, terus siapa yang bertanggung jawab. Harusnya pemerintah dalam hal ini Dinas Perumahan dan Pemukiman ada di sini,” tuturnya.
Baca Juga: Ini Penyebab Pohon Kelapa yang Menimpa Siswa SMA 15 Batam Tumbang
Reza menambahkan, jangan sampai dinas terkait hanya menunggu sebelum korban berjatuhan. Sementara kejadian pohon tumbang menimpa warga bukan kali pertama terjadi. Bahkan sudah berulang kali warga yang menjadi korbannya.
“Harus lebih proaktif lah, karena kejadian ini sudah berulang,” tegasnya.
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam Tumbur Hutasoit menegaskan, dinas terkait dalam hal ini Dinas Perumahan dan Pemukiman harus proaktif dalam menebang pohon tua yang berpotensi tumbang ini.
“Tak perlu lah seperti anak-anak, disuruh tebang dulu baru ditebang. Kan mereka bisa lihat, mana yang sudah rapuh atau membahayakan langsung dipotong atau dibersihkan,” tegas Tumbuh.
Terlebih lagi lanjutnya, ada bagian di dinas yang rutin patroli melihat pohon-pohon tua ini. Petugas ini seharusnya aktif memotong pohon tanpa harus menunggu laporan atau korban jiwa di masyarakat.
“Saya pikir dinas terkait harus jeli melihat itu, jangan hanya pasif,” tegasnya.
Ia juga mempertanyakan kejadian yang menimpa siswi SMAN 15 Batam kemarin. Siapa bertanggung jawab jika ada pohon tumbang menimpa warga. “Saya pikir dinas terkait harus bertanggung jawab. Hal ini tidak boleh dianggap sepele karena Perkim sudah ditugaskan. Ada tupoksinya masing-masing” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Batam Eryudi Apryadi belum bisa dikonfirmasi Batam Pos mengenai pohon tumbang ini. Mantan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam belum merespon saat dihubungi. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



