Senin, 26 Januari 2026

Polda Kepri dan Satgas Pangan Turun ke Pasar, Harga Beras Terpantau Stabil

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Subdit I Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri bersama Tim Satgas Pangan saat inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan retail modern di Batam, Kamis (13/11). Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Subdit I Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri bersama Tim Satgas Pangan kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan retail modern di Batam, Kamis (13/11).

Sidak ini dilakukan untuk memastikan harga eceran tertinggi (HET) beras, baik medium maupun premium, tetap stabil dan tidak melebihi ketentuan pemerintah.

Tiga titik yang menjadi sasaran pemantauan antara lain Pasar Tos 3000 Jodoh, SP Plaza Batuaji, dan pusat grosir modern Indogrosir. Tim gabungan turun langsung ke lapangan memantau harga dan ketersediaan stok di setiap lokasi.

Kanit IV Subdit Indagsi Ditkrimsus Polda Kepri, AKP Alfin Dwi Wahyudi Nuntung, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah rutin untuk memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok, khususnya beras.

“Untuk wilayah Batam, kami turun di tiga lokasi — Pasar Tos 3000, SP Plaza, dan Indogrosir. Dari hasil pemantauan, harga beras masih berada di bawah HET yang ditetapkan pemerintah,” ujar Alfin.

Menurutnya, tim Satgas Pangan Polda Kepri secara berkala turun ke pasar-pasar tradisional maupun retail modern. Tujuannya, memastikan harga beras tidak mengalami lonjakan dan stok di seluruh wilayah Kepri tetap aman.

“Kami turun minimal sekali sebulan. Dari hasil pengecekan kali ini, stok beras masih aman dan tidak ditemukan kenaikan harga signifikan,” jelasnya.

Sidak serupa, lanjut AKP Alfin, juga dilakukan serentak di sejumlah wilayah lain di Provinsi Kepulauan Riau. “Bukan hanya di Batam, tim kami juga melakukan pemantauan di Tanjungpinang, Karimun, dan daerah lainnya untuk memastikan harga beras tetap stabil di seluruh Kepri,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, menegaskan hasil pengecekan di lapangan menunjukkan harga beras di Batam masih terkendali.

“Sudah empat kali kami turun bersama Satgas Pangan. Alhamdulillah, semua harga beras, baik di pasar tradisional maupun retail modern, masih di bawah HET,” kata Mardanis.

Ia menjelaskan, perbandingan dilakukan antara harga beras di pasar tradisional dan di retail modern. Di pasar Tos 3000, harga beras medium masih di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram, sementara di SP Plaza dan Indogrosir sedikit lebih tinggi namun masih di bawah batas tertinggi Rp15.500 per kilogram.

“Perbedaan harga antar lokasi disebabkan faktor biaya transportasi dan distribusi. Namun secara umum, harga di Batam masih sesuai ketentuan dan terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.

Mardanis juga memastikan ketersediaan beras di gudang Bulog dan distributor masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Batam hingga beberapa bulan ke depan.

“Kondisi ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang memastikan stok beras nasional dalam kondisi surplus. Jadi masyarakat tak perlu khawatir,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Update