
batampos -Momentum perayaan Tahun Baru Imlek diharapkan tidak hanya menjadi perayaan budaya dan keagamaan, tetapi juga memperkuat persatuan serta meningkatkan toleransi antarumat beragama di wilayah Kepulauan Riau.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Nona Pricillia Ohei
yang menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi antar elemen masyarakat, terutama pada momentum perayaan keagamaan.
Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak, mulai dari aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga warga, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Dengan terjalinnya komunikasi dan silaturahmi yang baik antara seluruh pihak, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kepulauan Riau tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya, Rabu (18/2).
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor diharapkan terus diperkuat agar suasana harmonis yang telah terjaga selama ini dapat dipertahankan, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi kehidupan masyarakat yang majemuk di daerah.
“Kami mengimbau agar masyarakat menjaga ketertiban,, serta menggunakan kembang api dan petasan sesuai ketentuan.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan dan barang bawaan serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat 110.
Pengamanan Imlek tahun ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial dan menjamin masyarakat dapat menjalankan tradisi keagamaan dengan aman dan khidmat.
Dikirim dari iPhone saya



