Kamis, 15 Januari 2026

Polda Kepri Razia Hotel dan Kos-kosan, Empat Orang Positif Narkoba

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Polda Kepulauan Riau (Kepri) saat menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam, hotel, wisma, dan kos-kosan dalam rangka Operasi Antik Seligi 2025, Jumat (21/2) malam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Dalam upaya menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam, hotel, wisma, dan kos-kosan dalam rangka Operasi Antik Seligi 2025, Jumat (21/2) malam.

“Operasi yang berlangsung sejak pukul 23.00 WIB hingga 02.30 WIB ini menyasar sembilan lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkotika. Operasi ini melibatkan gabungan personel dari Ditresnarkoba Polda Kepri, dan lintas sektoral ,” kata Plt. Wadirresnarkoba Polda Kepri, AKBP Achmad Suherlan, Sabtu (22/2).

Suherlan menekankan pentingnya profesionalisme dan ketelitian dalam operasi ini. “Untuk memaksimalkan efektivitas, tim dibagi menjadi tiga kelompok dengan tugas yang terarah. Kami memastikan setiap lokasi yang menjadi target diperiksa secara menyeluruh agar hasil yang diperoleh benar-benar optimal,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, empat pengunjung dinyatakan positif menggunakan narkotika. Dua diantaranya terdeteksi di Hotel 888, sementara masing-masing satu orang ditemukan di kos-kosan Windsor, Hotel Bali, dan Panda Club.

“Para pengguna yang terindikasi hanya sebagai pemakai akan diarahkan ke rehabilitasi, sementara yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba akan diproses hukum sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, pemeriksaan di Grand Dragon Pub & KTV, Formosa Pub & KTV, Wisma Polewali, Wisma Pendowo Lima, dan Hotel Terang Bintang tidak menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika oleh pengunjung. “Tes urine yang dilakukan di lokasi tidak menunjukkan adanya individu yang menggunakan narkoba,” ujarnya

Target razia meliputi Grand Dragon Pub & KTV, Hotel 888, Formosa Pub & KTV, Wisma Polewali, Wisma Pendowo Lima, kos-kosan Windsor, Hotel Bali, Panda Club, dan Hotel Terang Bintang.

Suherlan mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam pemberantasan narkotika dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. “Pencegahan dan pemberantasan narkotika bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat,” ujarnya

Operasi Antik Seligi 2025 akan terus digelar sebagai langkah preventif dalam memerangi peredaran narkotika di Kepulauan Riau. Aparat keamanan berkomitmen untuk menjaga wilayah ini dari ancaman narkoba demi masa depan yang lebih baik. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Update