batampos – Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri terus memperketat pengawasan terhadap aksi balap liar yang meresahkan masyarakat di Kota Batam. Langkah ini diambil setelah insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Minggu (9/5) dini hari, yang mengakibatkan satu korban jiwa.
Dirlantas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut.
“Ada indikasi keterlibatan balap liar dalam insiden ini, namun kami masih mencari bukti lebih lanjut karena tidak ada saksi mata. Dari keterangan yang kami peroleh, korban diduga ditabrak dari belakang,” ujarnya di Polda Kepri, Senin (10/5).
Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian telah meningkatkan patroli di sejumlah titik yang kerap dijadikan arena balap liar oleh para remaja.
“Kami sudah memaksimalkan pengawasan, terutama pada akhir pekan. Namun, para pelaku sering kali bermain kucing-kucingan dengan petugas untuk menghindari razia,” tambahnya.
Polda Kepri juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif dalam memberantas aksi balap liar dengan segera melaporkan apabila melihat adanya kegiatan tersebut.
“Kami butuh kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat. Jika mengetahui ada aksi balap liar, segera informasikan kepada kami agar bisa segera ditindak,” tegas Kombes Tri Yulianto.
Selain itu, para pengguna sepeda motor diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan jalur yang telah ditentukan demi keselamatan bersama.
“Kesadaran pengendara sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan menjaga keamanan di jalan raya,” tutupnya.
Peningkatan patroli ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan akibat balap liar serta menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di Kota Batam. (*)
Reporter: Azis Maulana



