Minggu, 11 Januari 2026

Polisi Amankan Truk dan Kontainer Bermuatan Barang Impor Bekas di Sagulung

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kontainer yang diamankan polresta karena mengangkut barang bekas. f. eusebius

batampos– Polresta Barelang amankan lima truk dan kontainer bermuatan barang impor bekas (ballpres) di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Sabtu (8/11/2025). Penindakan dilakukan di tempat bongkar muat barang yang berlokasi di Jalan Pelabuhan Sagulung setelah polisi menerima informasi dari warga terkait aktivitas ilegal tersebut.

Tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, melakukan sidak di lokasi sekitar pukul 14.00–15.30 WIB. Kapolresta sendiri turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses pengamanan berjalan lancar.

Saat kegiatan berlangsung, tim gabungan menemukan beberapa kendaraan R4 sedang melakukan bongkar muatan dari kontainer ke truk pengangkut. Petugas kemudian langsung menghentikan aktivitas bongkar muatan tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Lima kendaraan yang diamankan terdiri dari Mitsubishi Fuso BP 8237 EA, BP 9734 ZB, BP 8251 DQ, serta Hino BP 8289 DU dan BP 8227 DU. Seluruh kendaraan kini telah diparkir di halaman Mapolresta Barelang sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA: Kobaran Api Hanguskan Tumpukan Barang Bekas di Sekupang

Selain kendaraan, polisi juga mengamankan 25 orang laki-laki yang bekerja sebagai supir dan juru bongkar muatan. Mereka dibawa ke Mapolresta Barelang untuk dimintai keterangan mengenai aktivitas bongkar muatan ilegal ini.

Kapolresta Barelang menjelaskan, penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari informasi warga yang mengetahui adanya balpres dan barang impor bekas yang masih tersimpan di gudang Sagulung. “Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak ke lokasi,” ujarnya.

Penindakan ini sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang mencoba mengedarkan barang impor bekas ilegal di wilayah hukum Polresta Barelang. Polisi memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran agar tidak merugikan negara dan masyarakat.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi berkomitmen untuk mengungkap jaringan di balik pengiriman dan bongkar muatan ilegal agar kegiatan serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Update