
batampos – Dugaan kecelakaan kerja di kawasan industri galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, masih belum terbukti. Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menegaskan hingga kini pihak kepolisian belum menemukan fakta adanya insiden tersebut.
“Sampai sekarang kita belum mendapatkan fakta kalau ada laka kerja lagi,” ujar AKP Bimo, Minggu (2/11).
Bimo menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen perusahaan serta menelusuri informasi terkait adanya pekerja yang disebut dilarikan ke rumah sakit usai peristiwa itu. Namun, hasil pengecekan di lapangan tidak menunjukkan adanya kejadian kecelakaan kerja pada waktu yang dimaksud.
Baca Juga: BP Batam Telusuri Dugaan Cut and Fill Ilegal di Dekat Taman Raya
“Dari keterangan pihak perusahaan juga tidak ada kejadian pada tanggal informasi kecelakaan kerja tersebut,” tambahnya.
Sebelumnya, beredar informasi yang menyebutkan adanya kecelakaan kerja pada Rabu (29/10) sore sekitar pukul 16.30 WIB, saat proses blasting painting kapal tongkang. Dugaan awal menyebutkan korsleting listrik di area tertutup menyebabkan ledakan dan melukai dua pekerja yang kemudian dibawa ke rumah sakit.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus menelusuri kebenaran informasi tersebut. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



