batampos.co.id – Polisi masih terus mengembangkan kasus pornografi di Batam yang melibatkan Rahadi Saptra, 22, fotografer cabul dan tiga temannya. Hingga saat ini, korban pornografi dari kelompok ini terus bertambah.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, mengungkapkan, hingga saat ini sudah terdeteksi 12 orang korban. Diakuinya, pengembangan kasus ini masih dilakukan secara bertahap. ”Saya harap jangan ada korban lain,” katanya, Rabu (3/2).
Sementara itu, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Dhani Catra, mengatakan, belasan korban yang sudah ditemui polisi itu, semuanya di bawah umur.
”Ada yang tidak mau diminta keterangan, kami tidak paksa. Karena mereka ini korban,” tuturnya.
Dhani mengaku, tidak hanya menunggu korban datang ke Mapolda Kepri, tapi dia dan jajarannya ikut turun mencari alamat rumah para korban Rahadi cs.
Menurut Dhani, dalam kasus ini, ada beberapa pelaku masih di bawah umur. Sehingga butuh penanganan khusus. ”Upaya yang kami lakukan saat ini, agar tidak ada korban baru lagi. Makanya para pelaku ini kami amankan dulu,” terangnya.(*/jpg)



