Jumat, 27 Maret 2026

Polisi Imbau Warga Tidak Nekat Ambil Jalan Pintas dengan Bunuh Diri saat Ada Masalah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono. F. Cecep Maulana/Batam Pos

batampos – Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil jalan pintas dengan mengakhiri hidup saat menghadapi tekanan atau persoalan berat. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya kasus percobaan bunuh diri yang belakangan menjadi perhatian di wilayah Kota Batam.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, melalui Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Budi Santosa, menegaskan bahwa setiap permasalahan hidup pasti memiliki jalan keluar. Ia meminta masyarakat untuk tidak berputus asa dan segera mencari bantuan kepada pihak yang tepat.

“Kesulitan hidup jangan membuat kita putus asa. Carilah bantuan kepada orang yang tepat, baik keluarga, sahabat, maupun pihak berkompeten yang bisa memberikan solusi,” ujar AKP Budi Santosa.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya memperkuat keimanan sebagai salah satu cara menghadapi tekanan hidup. Masyarakat diimbau untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan sesuai dengan keyakinan masing-masing agar mendapatkan ketenangan batin.

“Kembalilah kepada keyakinan masing-masing. Dekatkan diri dengan Tuhan agar hati menjadi lebih tenang dan mampu berpikir jernih dalam menghadapi masalah,” tambahnya.

Polri juga menegaskan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Dalam situasi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110 guna mendapatkan pertolongan cepat.
“Jangan sia-siakan hidup dengan bunuh diri. Kami siap membantu. Silakan hubungi layanan darurat kepolisian jika membutuhkan pertolongan,” tegasnya.

Imbauan ini juga diperkuat dengan adanya kejadian terbaru yang berhasil dicegah aparat kepolisian di kawasan Jembatan 1 Barelang. Seorang perempuan berinisial C (21) diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri, namun berhasil diselamatkan berkat respons cepat petugas.

Peristiwa tersebut bermula saat korban memesan ojek online menuju Jembatan Barelang. Dalam perjalanan, pengemudi mencurigai kondisi korban yang tampak emosional dan sempat mengutarakan keinginan untuk tidak ditemukan lagi, sehingga memutuskan membawa korban ke pos pengamanan untuk meminta bantuan.

Mendapat laporan tersebut, personel Pos Pam Jembatan 1 Barelang yang dipimpin Iptu Anwar Aris segera bersiaga. Saat korban melintas, petugas langsung menghentikan kendaraan dan mengamankan korban untuk kemudian diberikan pendampingan secara humanis.

Melalui pendekatan persuasif dan komunikasi yang menenangkan, serta dengan menghadirkan keluarga dan rekan korban, polisi akhirnya berhasil membujuk korban untuk mengurungkan niatnya. Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi aman.

Kepolisian berharap kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berpikir jernih dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Dukungan lingkungan sekitar dan keberanian untuk mencari bantuan dinilai menjadi kunci dalam mencegah tindakan bunuh diri serta menjaga keselamatan jiwa. (*)

UPDATE