
batampos – Mayat seorang pria yang ditemukan mengapung di perairan Piayu, Kecamatan Seibeduk pada pekan lalu belum diketahu identitasnya. Polisi masih mencari keluarga korban berdasarkan ciri-cirinya.
“Sampai sekarang identitasnya maupun keluarganya beluk diketahui. Kita sudah informasikan di grup warga dan media sosial (medsos) juga,” ujar Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, Senin (19/1).
Adapun ciri-ciri korban yakni berkulit sawo matang, rambut pendek lurus, berbadan ideal, dan diperkirakan berusia antara 30-40 tahun. Saat ditemukan korban mengenakan kaos hitam dan celana pendek berwarna gelap.
Baca Juga: Narkotika Dilempar Masuk Lapas Batam, Ada Ganja hingga Sabu
“Perkiraan korban sudah meninggal lebih dari satu hari. Melihat kondisi tubuh korban yang sudah membengkak,” katanya.
Alex menambahkan saat ini jasad korban masih berada di RS Bhayangkara. Selain Polsek Sei Beduk, penyelidikan juga dilakukan Satpolair Polresta Barelang.
“Penanganan di Satpolair, sampai sekarang juga masih mencari keluarga dan identitasnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Harga Ayam Potong Masih Tinggi di Batam, Beban Bagi Warga hingga Pedagang Makanan
Diketahui, jasad pria itu pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melintas di perairan tersebut, tepatnya di sekitar Jembatan 2 Barelang, Kamis (15/1) sore. Nelayan tersebut melihat sosok tubuh manusia mengapung di permukaan laut.
“Imbauan bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, bisa melaporkan ke Polsek terdekat,” tutupnya. (*)



