Sabtu, 17 Januari 2026

Polisi Minta Warga Peka dan Waspada Pemerasan Lewat Michat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja menangkap komplotan pemerasan.

batampos – Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan lingkungan sekitar. Hal ini disebabkan adanya perisitiwa pemerasan melalui aplikasi kencan online, Michat.

“Hati-hati dan waspada dengan lingkungan sekitar. Peka dengan peristiwa pidana,” ujarnya.

Menurut Noval, beberapa kasus pemerasan memang dimanfaatkan orang sekitar lingkungan dan orang terdekat.

Baca Juga: Tangkal Kejahatan Lintas Negara, Polda Kepri dan Divhubinter Polri Perkuat Barisan di Perbatasan

“Jika mengalami, segera laporkan. Akan langsung kami tindak lanjuti,” katanya.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja menangkap komplotan pemerasan. Pelaku yang berjumlah empat orang ini mencari target melalui aplikasi kencan online, MiChat.

Keempat pelaku yang ditangkap yakni Fazar, 25, Ridho, 28, Amsyahri, 20, dan wanita bernama Asmiatun, 30. Komplotan ini memiliki peran yang berbeda.

“Pelaku wanita ini yang berkencan dengan korban. Kemudian pelaku lain ada yang menbuka pintu, memukul, dan mengancam korban,” ungkapnya.

Baca Juga: Keributan di Teluk Bakau, 2 Pengeroyok Ditangkap

Dalam pemerasan ini, korban mengalami kerugian Rp 10 juta. Pelaku mengambil ATM dan meminta paswordnya serta menguras seluruh uangnya.

“Salah satu pelaku ini mengaku sebagai suami pelaku wanita. Padahal status mereka pacaran,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Update