
batampos – Kasus tewasnya Bela Yudela, wanita muda yang ditemukan meninggal dunia di kamar kos Blok VI, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, terus bergulir. Pihak kepolisian memastikan penyidikan berjalan dan berkas perkara tengah dilengkapi, sementara keluarga korban berharap pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kapolresta Barelang Zaenal Arifin menjelaskan, pelaku telah mengakui perbuatannya. Dari keterangan awal, aksi kekerasan terjadi akibat emosi sesaat setelah pelaku tersinggung saat cekcok dengan korban di dalam kamar kos.
Saat ini, penyidik Unit Reskrim Polsek Lubukbaja fokus melengkapi berkas perkara. Penyidik mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta mengamankan barang bukti guna memperkuat konstruksi perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.
Baca Juga: Wanita yang Tewas di Kamar Kos Ternyata Korban Pembunuhan, Pelaku Kekasihnya Sendiri
Sejumlah saksi telah diperiksa untuk memastikan kronologi kejadian dan peran pelaku secara utuh. Polisi menegaskan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan sesuai prosedur hukum.
Di sisi lain, keluarga korban menyampaikan harapan agar pelaku mendapatkan hukuman setimpal. Ria Junai, bibi korban, mengatakan keluarga masih menunggu proses otopsi yang akan dilakukan di RS Bhayangkara Polda Kepri.
“Hari ini informasi dari penyidik akan dilakukan otopsi, tidak lama lagi,” ujar Ria Junai saat ditemui di Polsek Lubukbaja.
Keluarga berharap hasil otopsi dapat segera keluar untuk memperjelas penyebab kematian korban. Ria menegaskan, keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
“Kami berharap pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku dan sesuai perbuatan yang dilakukan,” katanya dengan nada bergetar.
Selain itu, keluarga juga berharap proses otopsi dapat segera selesai agar jenazah Bela bisa segera dipulangkan ke kampung halaman.
“Kami ingin jenazahnya cepat dipulangkan. Keluarga di kampung sudah menunggu,” ucapnya.
Ria menyebutkan, Bela merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Korban diketahui merantau ke Kota Batam sejak Agustus 2024 untuk bekerja dan membantu keluarga.
Selama berada di Batam, Bela sempat bekerja di sebuah toko kosmetik sebelum akhirnya bekerja di salah satu restoran di kawasan Windsor.
“Awalnya kerja di toko kosmetik, sekarang di resto,” tambah Ria.
Sebelumnya diberitakan, Bela ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya pada Kamis (18/12/2025). Polisi telah mengamankan terduga pelaku dan memastikan proses penyidikan terus berjalan hingga tuntas, sembari berkoordinasi dengan keluarga korban terkait penanganan jenazah dan proses hukum lanjutan. (*)



