Selasa, 10 Maret 2026

Polisi Periksa Pelaku dan Saksi Pembunuhan Pemuda di Kosan Nongsa

Korban Alami Banyak Luka Tusuk, Polisi Dalami Motif Pembunuhan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolsek Nongsa, Eriman. F. Yashinta/Batam Pos

batampos – Polisi masih mendalami motif pembunuhan terhadap seorang pemuda berinisial A yang ditemukan tewas di kamar kos kawasan Perumahan Family Dream, Kecamatan Nongsa, Selasa (10/3). Korban ditemukan dengan sejumlah luka tusuk dan sebilah pisau tertancap di bagian kepala.

Terduga pelaku yang diketahui bernama Muhammad Yusuf kini telah diamankan di Polsek Nongsa untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolsek Nongsa, Eriman, mengatakan penyidik masih mendalami kronologi serta motif pasti di balik peristiwa tersebut.

Baca Juga: Tragis! Pemuda Tewas Ditusuk di Kosan, Pisau Tertancap di Kepala

“Pelaku sudah berada di Polsek Nongsa dan sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik,” ujarnya.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di salah satu kamar kos di Perumahan Family Dream. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

“Kami sudah memeriksa beberapa saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Untuk motifnya masih kami kembangkan,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka tusuk di tubuh korban, di antaranya dua luka tusukan di bagian punggung.

“Untuk pisau menancap di kepala korban. Penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter forensik Polda Kepulauan Riau,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar kos dengan sebilah pisau tertancap di bagian kepala. Penemuan tersebut menggegerkan penghuni kos dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, sebelum peristiwa terjadi salah satu penghuni kos yang bekerja di hanggar bandara sedang membereskan barang karena hendak pindah tempat tinggal. Saat itu terduga pelaku turut membantu membereskan barang di kamar tersebut.

Sementara korban diketahui sedang tertidur di atas kasur di dalam kamar. Secara tiba-tiba pelaku diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam secara berulang kali.

Baca Juga: Imigrasi Batam Waspadai Modus Calon PMI Ilegal Berkedok Wisata

Serangan tersebut sempat dilerai oleh penghuni kos lainnya. Namun karena kejadian berlangsung cepat, korban akhirnya terkapar bersimbah darah.

Usai kejadian, pelaku sempat meninggalkan lokasi. Tidak lama kemudian ia mendatangi kantor polisi dan menyerahkan diri.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk dilakukan visum. Hingga kini polisi masih mendalami latar belakang peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya hubungan pribadi antara korban dan pelaku. (*)

ReporterYashinta

SALAM RAMADAN