Sabtu, 7 Maret 2026

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kebakaran Gudang Ban Bekas di Batuaji

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Gudang yang menyimpan ribuan ban hangus Terbakar. F Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah gudang bekas di Jalan Diponegoro, tepatnya sebelum Simpang Basecamp, Batuaji.

Penyelidikan dilakukan dengan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Billy Pratama Putra mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi. “Penyelidikan masih berlangsung. Ada tiga orang saksi yang sudah kami mintai keterangan,” ujarnya, Jumat (6/3).

Ketiga saksi tersebut yakni pemilik gudang, seorang pekerja yang tinggal di lokasi, serta warga yang pertama kali mengetahui kejadian kebakaran tersebut.

Ia menambahkan, dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa. Namun, hingga kini pihak kepolisian masih mendata kerugian akibat kebakaran tersebut.

“Untuk korban jiwa tidak ada, sementara kerugian masih dalam pendataan,” katanya.

Sementara Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Pasalnya, dalam beberapa bulan terakhir sejumlah kebakaran terjadi di wilayah tersebut yang menghanguskan bangunan maupun lahan.

Ia mengingatkan masyarakat untuk memastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut dari stop kontak saat tidak digunakan.

“Pastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut saat tidak digunakan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta rutin memeriksa posisi steker pada stop kontak. Posisi steker yang longgar berpotensi menimbulkan percikan listrik yang dapat memicu kebakaran.

“Instalasi listrik juga harus rutin dicek. Jika meninggalkan rumah, pastikan kompor sudah dimatikan. Intinya harus lebih waspada,” kata Bayu.

Ia juga mengingatkan warga yang membakar sampah agar melakukannya jauh dari bangunan atau benda yang mudah terbakar. Termasuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.(*)

SALAM RAMADAN