
batampos – Polsek Sekupang memperketat pemantauan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi panic buying di tengah masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap aman serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Kegiatan monitoring yang dilaksanakan pada Selasa (31/3) malam tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, didampingi Kanit Intelkam Ipda Pebriadi bersama personel Unit Intelkam Polsek Sekupang.
Sejumlah lokasi menjadi fokus pengawasan, di antaranya SPBU Sungai Harapan, SPBU Tiban III, SPBU Tiban Lama Vitka, SPBU Tanjung Riau, pasar basah, toko grosir, hingga titik-titik keramaian masyarakat di wilayah Sekupang.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah munculnya kepanikan di tengah masyarakat, terutama terkait isu ketersediaan bahan bakar dan kebutuhan pokok.
“Kami ingin memastikan langsung di lapangan bahwa distribusi BBM dan kebutuhan masyarakat berjalan normal serta tidak ada aksi pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan, aktivitas di seluruh SPBU yang dikunjungi terpantau berjalan lancar. Tidak terlihat antrean panjang maupun lonjakan pembelian BBM yang signifikan. Stok bahan bakar juga dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Selain SPBU, petugas juga menyambangi pasar basah dan sejumlah toko grosir. Di lokasi tersebut, aktivitas jual beli berlangsung normal dengan harga relatif stabil dan tidak ditemukan adanya aksi penimbunan barang.
“Secara umum situasi di wilayah Sekupang masih terkendali. Masyarakat beraktivitas seperti biasa dan tidak terpengaruh isu-isu yang berpotensi menimbulkan panic buying,” tambahnya.
Petugas juga melakukan koordinasi dengan pengelola SPBU, pedagang, serta masyarakat untuk memastikan distribusi barang berjalan lancar. Dalam kesempatan tersebut, polisi turut memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Polsek Sekupang juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang belum jelas kebenarannya, agar tidak memicu kepanikan massal.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan percaya bahwa ketersediaan bahan kebutuhan masih aman. Jangan mudah terpengaruh isu yang belum tentu benar,” tegas Hippal.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polsek Sekupang juga memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan serta mengoptimalkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam untuk menerima laporan maupun pengaduan masyarakat.
Kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memastikan stabilitas pasokan kebutuhan masyarakat di wilayah Sekupang tetap terjaga.(*)



