
batampos– Jajaran Polsek Batuaji tengah menyelidiki adanya informasi kecelakaan kerja lagi di galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang. Saat ini polisi tengah memeriksa sejumlah saksi dan pihak perusahaan.
“Informasi kecelakaan kerja itu ada. Tapi faktanya belum dapat,” ujar Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, Jumat (31/10).
Bimo menjelaskan pihaknya sudah meminta keterangan pihak perusahaan. Namun, pihak perusahaan berdalih tidak ada peristiwa kecelakaan kerja pada Rabu (29/10) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.
“Orang perusahaan menyebutkan tidak ada kejadian,” katanya.
BACA JUGA: Info Kembali Ada Laka Kerja di PT ASL, Kapolsek Batuaji: Ini Masih Cek Fakta Sebenarnya
Bimo mengaku akan menyampaikan hasil penyelidikan sesuai fakta yang ditemukan di PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang.
“Akan kita sampaikan. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” ungkapnya.
Sebelumnya, kecelakaan kerja dikabarkan kembali terjadi di galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Rabu (29/10) sore, sekitar pukul 16.30 WIB. Kecelakaan ini terjadi saat pengerjaan blasting painting pada tongkang.
Informasi yang didapatkan, kecelakaan ini dipicu oleh korsleting listrik di area kerja yang tertutup dan menyebabkan ledakan. Akibatnya, 2 pekerja terluka dan dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil ambulance.
Salah seorang pekerja membenarkan adanya kecelakaan kerja ini. Ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat pengerjaan kapal tongkang bentangan baru.
“Ada korsleting dan ledakan. 2 orang pekerja yang dibawa ke rumah sakit,” ujar pekerja yang enggan menyebutkan namanya. (*)
Reporter: Yofi



