
batampos – Pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian penutup saluran (manhole) Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman, mengatakan, selain menyelidiki ke lokasi kehilangan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi penampung besi.
“Dari laporan (kehilangan) yang diterima, saya langsung memerintahkan buser untuk lidik,” ujarnya.
Dari pemeriksaan di lokasi penampungan, tidak ditemukan besi dengan logo BP Batam. Menurut dia, usai dicuri, pelaku sengaja menyimpan besi tersebut.
“Dugaan tidak langsung dijual. Disimpan dulu,” ungkapnya.
Rahman menambahkan, untuk mengungkap kasus ini, selain melakukan penyelidikan, pihaknya membutuhkan kerjasama dari BP Batam. Menurut dia, usai mengganti besi penutup yang baru, BP Batam menugaskan anggota Ditpam untuk melakukan pengawasan.
“CCTv tidak ada, saksi juga. Ini butuh kerjasama dari BP Batam. Setelah diganti, diawasi di jam yang rawan,” katanya.
Sebelumnya, Sebelumnya BP Batam membuat laporan pemberitahuan kehilangan pencurian penutup saluran (manhole) Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Dalam tersebut BP Batam menyatakan kehilangan 206 IPAL.
Dengan rincian, tipe Steel Cover House Connection sebanyak 15 unit tipe Steel Cover Manhole 131 unit dan Steel Cover Manhole tipe Kunci sebanyak 75 unit.(*)
Reporter: Yofi Yuhendri



