batampos – Kebakaran melanda 12 rumah di Perumahan Ocean Park, Marina, Sekupang, Minggu (19/2). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun begitu, api dengan cepat menyambar ke bangunan lain, sehingga warga yang terdampak tak sempat menyelamatkan barang-barang berharganya.

“Waktu itu saya tengah tertidur di lantai satu. Adik saya tidur di lantai dua. Taunya sudah panas gitu pas lihat api sudah menyambar atap rumah. Saya langsung lari ke luar sambil manggil adik saya yang di lantai dua,” ujar Meisha, warga Oecan Park.
Menurutnya, adiknya yang mendengar teriakan kakaknya langsung berlari ke luar. Bahkan kakinya mengalami luka lecet karena mencoba melompat dari lantai dua. “Adik saya ini juga lagi tidur. Jadi begitu tau ada api langsung loncat,” tambahnya.
Tutik ketua RT 001 RW 008 mengaku saat kejadian tidak seorang pun warga yang tau. Api diduga berawal dari salah satu rumah yang berpenghuni dan menyambar 11 rumah lainnya. “Di blok ini ada 12 rumah tapi yang berpenghuni hanya dua rumah. Besarnya kobaran api membuat kita tak mampu menyelamatkan barang-barang warga,” katanya.
Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Surya Wardana yang turun langsung ke lokasi mengatakan, sejauh ini pihaknya masih menyelidiki dugaan penyebab kebakaran tersebut. “Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Penyebab kebakaran masih kita selidiki. Sejumlah saksi sudah kuta panggil dan kami juga sudah berkoordinasi dengan inafis Polresta Barelang,” ungkap Kapolsek.
BACA JUGA: 9 Rumah di Ocean Park Dilahap si Jago Merah
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam Azman ditemui di lokasi mengatakan, sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran Pemko Batam dan BP Batam dikerahkan memadamkan api. Api baru bisa dipadamkan dua jam setelah kebakaran.
“Kita sudah masuk proses pendinginan. Ada sekitar 12 rumah yang terbakar. Dua diantaranya ada penghuni dan sisanya rumah kosong. Dalam proses pemadaman ini pihaknya dibantu Polsek Sekupang,” ujar Azman.
Ditambahnya, menghadapi musim kemarau ini, Dinas Pemadam Kebakaran Batam menghimbau kepada masyarakat Batam untuk tidak membakar sampah sembarangan. Alasannya, karena dengan membakar sampah sembarangan, dikhawatirkan efeknya bisa menyebabkan kebakaran.
“Ini sudah musim panas jangan bakar sembarangan barangkali depan halaman. Nanti merugikan orang banyak,” imbau Azman.
Menurutnya, hampir setiap kali kebakaran terjadi akibat dari pembakaran sampah sehingga efeknya bisa menyebar ke rumah warga sekitar. “Dari hasil analisa Damkar, pemicu kebakaran terkadang masih ada warga yang membakar sampah sembarangan, sehingga api tersebut merembet kerumah warga,” paparnya,
“Pada prinsipnya Damkar siap melayani masyarakat Batam 24 jam,” pungkasnya. (*)
Reporter: Rengga



