
batampos – Kenakalan remaja masih menjadi perhatian utama bagi jajaran Polresta Barelang, terutama selama bulan suci Ramadan. Dalam upaya menciptakan ketertiban dan keamanan, pihak kepolisian terus meningkatkan patroli serta pengawasan terhadap aktivitas kelompok remaja di berbagai wilayah.
Polsek-polsek di bawah Polresta Barelang, termasuk Polsek Batuaji dan Sagulung, secara rutin melakukan pemantauan dan penindakan di lapangan. Patroli dilakukan untuk mencegah aksi balap liar, tawuran, dan bentuk kenakalan remaja lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawasi dan menindak tegas setiap tindakan yang meresahkan masyarakat. “Kami tidak akan lengah. Setiap ada laporan atau temuan di lapangan, kami akan segera bertindak. Jika kedapatan berbuat onar akan langsung kami tindak tegas,” ujarnya.
Selain tindakan kepolisian, Polsek Sagulung juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka, terutama saat di luar jam sekolah. Menurut Iptu Rohandi, pengawasan keluarga sangat penting dalam menekan angka kenakalan remaja di wilayahnya.
Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah ngabuburit atau kegiatan menunggu waktu berbuka puasa. Jika dilakukan secara positif, ngabuburit bisa menjadi ajang kebersamaan. Namun, jika justru mengganggu ketertiban umum, seperti berkumpul hingga larut malam atau melakukan balap liar, maka pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo. Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap kenakalan remaja masih menjadi prioritas utama. “Kami terus melakukan patroli untuk memastikan situasi tetap kondusif. Kami juga mengimbau para orang tua agar aktif dalam menjaga dan mengawasi anak-anak mereka,” ungkapnya.
Menurut AKP Raden Bimo, peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak. Ia berharap dengan adanya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, berbagai bentuk kenakalan remaja bisa ditekan secara maksimal.
Pihak kepolisian juga mengingatkan bahwa tidak ada alasan bagi para remaja untuk melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban. Bulan Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah dan melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat.
Selain patroli rutin, kepolisian juga melakukan sosialisasi di berbagai lingkungan, termasuk sekolah dan tempat ibadah, untuk mengedukasi para remaja mengenai pentingnya menjaga perilaku yang baik dan menjauhi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dengan berbagai langkah yang dilakukan, Polresta Barelang berharap Ramadan tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh dengan nilai-nilai positif bagi seluruh masyarakat, terutama bagi para remaja yang masih dalam tahap pencarian jati diri. (*)
Reporter: Eusebius Sara



