
batampos – Penyelidikan kasus penemuan jasad bayi laki-laki di dalam karung di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, masih terus bergulir. Hingga kini, penyidik Polsek Lubuk Baja belum menyimpulkan penyebab pasti kematian bayi tersebut dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebagai dasar penanganan perkara.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Gihon Lumban Raja, mengatakan penyidikan masih terus dilakukan dengan melengkapi alat bukti serta mendalami keterangan para pihak yang terkait. Sejauh ini, tersangka dalam perkara tersebut masih satu orang, yakni ibu biologis korban.
“Proses penyelidikan masih berjalan. Saat ini tersangkanya masih satu, yaitu ibu biologis korban. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi bayi saat dilahirkan,” ujar Gihon, Senin (6/7).
Menurutnya, hingga saat ini penyidik belum dapat memastikan apakah bayi tersebut lahir dalam keadaan hidup atau sudah meninggal. Kesimpulan mengenai kondisi korban saat dilahirkan baru dapat diambil setelah hasil pemeriksaan dari tim medis diterima penyidik.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku melahirkan seorang diri di kamar kos yang ditempatinya di Batam. Tidak ada seorang pun yang mendampinginya saat proses persalinan berlangsung.
Dalam keterangannya kepada penyidik, tersangka mengaku sempat pingsan sesaat setelah melahirkan. Ketika sadar, ia melihat bayinya sudah tidak bergerak. Dengan keyakinan bayi tersebut telah meninggal, tersangka kemudian memasukkan jasad bayi ke dalam karung sebelum akhirnya membuangnya ke sebuah selokan di kawasan Jalan Yos Sudarso.
Meski demikian, polisi belum menjadikan pengakuan tersebut sebagai dasar kesimpulan akhir. Penyidik masih menunggu pembuktian ilmiah melalui hasil autopsi dan pemeriksaan medis untuk memastikan apakah bayi memang telah meninggal saat ditemukan oleh ibunya atau justru masih hidup ketika dilahirkan.
Selain itu, penyidik juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain. Pria yang sebelumnya sempat diamankan hingga kini belum dapat dipastikan memiliki hubungan sebagai ayah biologis korban, sehingga status dan perannya dalam perkara tersebut masih dalam penyelidikan.
Gihon menegaskan seluruh proses penyidikan dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan alat bukti yang sah. Polisi tidak ingin terburu-buru menetapkan adanya tersangka baru sebelum seluruh fakta terungkap dan didukung oleh bukti yang cukup.
Polsek Lubuk Baja memastikan penyidikan akan terus dikembangkan hingga seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh. Selain menunggu hasil pemeriksaan medis, penyidik juga masih melengkapi alat bukti dan mendalami keterangan saksi untuk memastikan penyebab kematian bayi, kronologi kejadian, serta ada tidaknya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.(*)

