Jumat, 9 Januari 2026

Polresta Barelang Bongkar Jaringan Curanmor, Lima Pelaku Diciduk

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pelaku Curanmor (jongkok) saat diamankan Tim Opsnal Unit I Satreskrim Polresta Barelang. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Tim Opsnal Unit I Satreskrim Polresta Barelang berhasil ungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar di wilayah hukum Polresta Barelang.

Pengungkapan berlangsung pada Kamis (4/12) sekitar pukul 04.00 WIB, setelah tim yang dipimpin Kanit Idik I Satreskrim Polresta Barelang IPTU M. Hafidh Zulfajri, melakukan penyelidikan berdasarkan laporan polisi yang diterima.

Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai keberadaan pelaku curanmor di sebuah hotel di kawasan Lubukbaja. Tim bergerak cepat menuju lokasi sasaran yaitu Agung Hotel dan berhasil mengamankan dua pelaku pertama. Selanjutnya dilakukan pengembangan hingga hasilnya membawa petugas menangkap tiga pelaku lain yang berada di wilayah Seitering II dan Melcem, Batuampar, Kota Batam.

Kelima pelaku masing-masing diketahui bernama Doni Irawan, Lilis Suhendra, Erlan Seperly, Mirjan Sukani Sitompul, dan Bima Pratama, yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dan berdomisili di Kota Batam. Mereka diduga kuat terlibat sebagai pelaku pencurian dan penadah motor hasil curian dalam jaringan tersebut. Para tersangka kini telah diamankan di Polresta Barelang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam operasi tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa enam unit sepeda motor yang terdiri dari empat Honda Beat keluaran 2014 hingga 2024, satu Yamaha Jupiter tahun 2007, serta tigaim Opsnal Unit I Satreskrim Polresta Barelang berhasil ungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar di wilayah hukum Polresta Barelang.

Pengungkapan berlangsung pada Kamis (4/12) sekitar pukul 04.00 WIB, setelah tim yang dipimpin Kanit Idik I Satreskrim Polresta Barelang IPTU M. Hafidh Zulfajri, melakukan penyelidikan berdasarkan laporan polisi yang diterima.

Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai keberadaan pelaku curanmor di sebuah hotel di kawasan Lubukbaja. Tim bergerak cepat menuju lokasi sasaran yaitu Agung Hotel dan berhasil mengamankan dua pelaku pertama. Selanjutnya dilakukan pengembangan hingga hasilnya membawa petugas menangkap tiga pelaku lain yang berada di wilayah Seitering II dan Melcem, Batuampar, Kota Batam.

Kelima pelaku masing-masing diketahui bernama Doni Irawan, Lilis Suhendra, Erlan Seperly, Mirjan Sukani Sitompul, dan Bima Pratama, yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dan berdomisili di Kota Batam. Mereka diduga kuat terlibat sebagai pelaku pencurian dan penadah motor hasil curian dalam jaringan tersebut. Para tersangka kini telah diamankan di Polresta Barelang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam operasi tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa enam unit sepeda motor yang terdiri dari empat Honda Beat keluaran 2014 hingga 2024, satu Yamaha Jupiter tahun 2007, serta tiga unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi saat beraksi. Seluruh barang bukti kini diamankan sebagai dasar pendalaman penyelidikan.

Kasatreskrim Polresta Barelang Kompol M Debby Tri Andrestian, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendalami jaringan pelaku guna memastikan tidak ada keterlibatan tersangka lain.

“Para pelaku telah kami amankan dan saat ini sedang dilakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain yang akan kami kejar,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat operasi kepolisian untuk memberantas kejahatan jalanan. Ia mengapresiasi peran masyarakat dalam memberikan informasi hingga membantu keberhasilan pengungkapan ini.

“Kami mengimbau warga untuk lebih waspada menjaga kendaraannya, parkir di lokasi aman, gunakan kunci ganda, serta tidak ragu melapor bila menemukan aktivitas mencurigakan,” tegasnya.

Kapolresta juga menambahkan bahwa Operasi Pekat akan terus diperluas sebagai langkah untuk menekan angka kriminalitas khususnya curanmor menjelang akhir tahun.

“Kami berkomitmen menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah Kota Batam. Kerja sama semua pihak menjadi kunci,” ujarnya menutup pernyataan.

Dengan terungkapnya jaringan curanmor ini, Polresta Barelang memastikan proses hukum akan berlanjut hingga tuntas.

Foto. Istimewa. unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi saat beraksi. Seluruh barang bukti kini diamankan sebagai dasar pendalaman penyelidikan.

Kasatreskrim Polresta Barelang Kompol M Debby Tri Andrestian, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendalami jaringan pelaku guna memastikan tidak ada keterlibatan tersangka lain.

“Para pelaku telah kami amankan dan saat ini sedang dilakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain yang akan kami kejar,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat operasi kepolisian untuk memberantas kejahatan jalanan. Ia mengapresiasi peran masyarakat dalam memberikan informasi hingga membantu keberhasilan pengungkapan ini.

“Kami mengimbau warga untuk lebih waspada menjaga kendaraannya, parkir di lokasi aman, gunakan kunci ganda, serta tidak ragu melapor bila menemukan aktivitas mencurigakan,” tegasnya.

Kapolresta juga menambahkan bahwa Operasi Pekat akan terus diperluas sebagai langkah untuk menekan angka kriminalitas khususnya curanmor menjelang akhir tahun.

“Kami berkomitmen menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah Kota Batam. Kerja sama semua pihak menjadi kunci,” ujarnya menutup pernyataan.

Dengan terungkapnya jaringan curanmor ini, Polresta Barelang memastikan proses hukum akan berlanjut hingga tuntas. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update